hitekno.com - Video mukbang saat ini menjadi konten favorit dan populer seorang YouTuber. Mukbang sendiri merupakan video yang memperlihatkan video makan dengan porsi yang banyak atau makanan yang aneh.
Trend mukbang ini ternyata turut membuat salah satu bocah perempuan ini juga mengunggah video mukbang dirinya sedang makan mi instan.
Video mukbang bocah perempuan makan mi instan ini diunggah oleh salah satu netizen @bucinseesaw di Twitter dan viral.
Mi instan jenis goreng ini nampak tersaji di piring, bersama bocah perempuan berbaju putih dengan bando ala-ala malaikat ini.
Dalam pengakuannya di video tersebut, konsep mukbangnya kali ini tak makan banyak yang biasa dilakukan banyak influencer.
Namun hanya dengan mi instan saja dengan berbicara dalam video sudah cukup.
Menariknya lagi, dengan pedenya bocah perempuan ini mukbang di depan jemuran yang menampilkan baju dalam wanita.
Tak hanya itu, saat garpu terjatuh bocah yang tak diketahui namanya ini langsung mengambil garpu dan menaruhnya kembali di piring tanpa mencucinya.
Diketahui video ini sudah diedit ulang oleh netizen dan menambahkan efek-efek mukbang ASMR dan lain sebagainya.
Video mukbang ini pun di akhiri dengan minum dengan gelas pink bergambar kuda poni.
Sejak diunggah di Twitter, video mukbang ini telah mendapatkan beragam komentar dari netizen.
@AbdurrohmanEric ''Mending Mukbang Oksigen aja dek''
@babyyrex ''Itu mi apa kebakaran hutan sih banyak bat asepnya''
@euphorosjk ''ASMR TIME ngakak wkwkwk''
Mukbang mi instan ini mendapatkan lebih dari 9 ribu retweets dan 7 ribu likes, menurut kamu video mukbang ini bikin kamu laper nggak?
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia