hitekno.com - Popularitas WhatsApp kini telah melampaui Facebook, kenapa bisa demikian? Ini karena pengguna aktif WhatsApp per bulan lebih banyak dibandingkan Facebook.
Menurut laportan dari Venturebeat, kini WhatsApp telah mengalahkan popularitas Facebook. Padahal Facebook sendiri adalah induk dari WhatsApp.
Disebutkan kalau per September 2018 kemarin, pengguna aktif bulanan WhatsApp di platform Android serta iOS sudah melampui pengguna bulanan media sosial buatan Mark Zuckerberg ini.
Hal ini diungkap oleh perusahaan riset App Annie dalam laporan tahunannya, State of Mobile.
Sayang App Annie tak membeberkan berapa angka pasti jumlah pengguna aktif per bulan WhatsApp dan Facebook. Perusahaan itu hanya mengatakan bahwa sejak September lalu, WhatsApp tak lagi terkejar oleh Facebook.
Tetapi di beberapa negara termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, India, Inggris, Turki, Spanyol, Rusia, Belanda, Meksiko, dan Brasil Facebook tertinggal dari WhatsApp.
Menariknya di Amerika Serikat, Facebook dan aplikasi pesan Messenger bahkan tak masuk dalam daftar 10 aplikasi paling populer.
Facebook sendiri dalam beberapa waktu terakhir - terutama sejak aplikasinya dituding dan terbukti menjadi alat untuk menyebarkan hoaks, serta diketahui mengumbar data pribadi pengguna ke pihak lain - sudah tak lagi mengumbar jumlah penggunanya.
''Kini ada lebih dari 2,6 miliar orang menggunakan Facebook, WhatsApp, Instagram, atau Messenger setiap bulan, naik dari sekitar 2,5 miliar di kuartal lalu. Kini rata-rata ada lebih dari 2 miliar orang menggunakan salah satu layanan kami setiap harinya,'' terang Mark Zuckerberg.
Terakhir kali Facebook merinci jumlah penggunanya pada triwulan terakhir 2017 pada Januari 2018 lalu. Ketika itu WhatsApp disebut memiliki pengguna aktif per bulan 1,5 miliar. (Suara.com/Liberty Jemadu)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih