hitekno.com - Sebuah spanduk warung belum lama ini memang sukses menjadi viral di Twitter karena dirasa sangat nanggung. Bagaimana tidak, si pembuat spanduk dengan sengaja membiarkan kalimat 'dan' tanpa melanjutkannya. Bikin penasaran nggak?
Dibiarkan menggantung, kalimat di spanduk tersebut hanya berisi ''Sedia: Bermacam-macam Gorengan dan'' tanpa ada lanjutannya.
Kalimat atau item lanjutan dari spanduk ini lalu menjadi pembicaraan karena menghilang atau karena sengaja disembunyikan oleh pembuatnya.
Namun, misteri ini akhirnya berakhir usai netizen dengan akun @FakhriAld mengunggah tulisan apa yang menjadi lanjutan kalimat tersebut.
Ternyata, tulisan yang membuat penasaran tersebut adalah ''dan terima pesanan'' yang digulung ke bagian dalam spanduk.
Netizen dengan akun @baksoww ini menebak jika lanjutan kata 'dan' dari kalimat di spanduk ini adalah penggalan lagu Sheila On 7 dengan judul Dan ini.
''Sedia: Bermacam-macam gorengan dan bukan maksudku, bukan inginku, melukaimu, sadarkah kau disini ku pun terluka'' tulis spanduk tersebut.
''Sedia: Bermacam-macam gorengan dan I still see your shadows in my room. Can't take back the love that I gave you. It's to the point where I love and I hate you. And I cannot change you so I must replace.'' tulis spanduk tersebut.
''Sedia: Bermacam-macam gorengan dan apa hayooooo?'' tulis spanduk tersebut melanjutkan.
''Sedia: Bermacam-macam gorengan dan chat cuma di read'' tulis @wakilgubernurKW.
Sejak pertama kali dibuat, unggahan spanduk nanggung yang buat netizen tebak-tebakan mengenai lanjutannya ini sudah mendapat 37.262 retweets dan 894 komentar.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana