hitekno.com - Facebook kembali menuai kontroversi, setelah media sosial ini memberikan sensor pada materi iklan sebuah museum yang berisikan foto patung telanjang.
Museum ternama di Jenewa, Swiss ini kaget setelah pengajuan iklan mereka ditolak untuk tayang di Facebook. Museum ini pun mengungkapkan keluhannya karena foto patung telanjang mereka ditolak Facebook.
''Iklan itu tak sengaja ditolak dan kini sudah ditayangkan di Facebook. Kami minta maaf atas kesalahan ini,'' kata Facebook seperti diwartakan oleh kantor berita The Associated Press.
Juru bicara museum, Sylvie Treglia-Detraz mengatakan pihaknya menerima pesan aneh dari Facebook ketika pertama kali berusaha mengunggah dua foto patung itu.
''Kami tak mengizinkan iklan yang menayangkan ketelanjangan, meski tak berkaitan dengan hubungan seksual. Aturan ini termasuk larang atas ketelanjangan untuk tujuan seni dan pendidikan,'' jelas Treglia-Detraz.
Tetapi kini setelah Facebook meminta maaf, museum itu siap mengunggah lebih banyak lagi konten untuk pameran yang akan digelar mulai Jumat 8 Februari 2019.
Pameran itu digelar untuk melihat kembali sejarah invasi Romawi Kuno dibawah kepimpinan Julius Caesar ke wilayah Sungari Rhone yang mengalir dari melintasi Jenewa, Prancis, hingga ke Laut Tengah.
Namun tetap saja, tindakan mesin Facebook yang menilak iklan foto patung telanjang dari museum ini menuari kontroversi. (Suara.com/Liberty Jemadu).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih