hitekno.com - Salah satu netizen Twitter pemilik akun @denshauser membagikan video mengenai kenyataan bekerja menaiki commuterline di Jakarta harus bertaruh nyawa bukanlah bualan semata.
Pasalnya transportasi commuterline ini memang sangat populer di kalangan pekerja, mahasiswa dan sekolah.
Namun berbanding terbalik dengan volume orang dan ketersediaan fasilitas tersebut membuat warga Jakarta harus berjuang berdesak-desakan menaiki transportasi umum ini.
Seperti yang tampak di video yang diunggah netizen ini di Twitter, antrean masuk di pintu stasiun pun disesaki dengan banyak orang yang berusaha masuk agar tak terlambat naik kereta.
Tak jarang, desak-desakan tersebut membuat petugas keamanan ini berdiri di ujung peron dan nyaris jatuh di rel kereta.
Untungnya salah satu penumpang berhasil menangkap petugas tersebut dan menariknya kembali hingga tak sempat terjatuh.
Dengan caption ''Gue ngga membual pas gue ngomong kalau nyawa taruhannya pergi pulang kerja naik Commuterline'' unggahan ini menjadi viral di Twitter.
Tentu saja unggahan video berdurasi 31 detik ini mengundang banyak komentar dari netizen di Twitter.
@ridermerah ''Apalagi kalo naik yang jurusan tanah abang. Walaupun mungkin gak sepadet jurusan jakarta kota tapi jauh lebih brutal wkwkwk''
@indahkart_ ''Astahgfirullah, mudah2an cpt2 di benahi biar aman nyaman semua.''
@InneChii ''Teruntuk bapaknya... Sehat terus Pak, anda sudah sangat berani menjaga para penumpang agar tidak terlewat batas :”)''
Unggahan mengenai antre saat menaiki commuterline ini sontak saja langsung viral di Twitter dengan lebih dari 7 retweet dan 4 ribu likes.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series