hitekno.com - Membuang sampah sembarangan dan tidak peduli dengan lingkungan alam sekitar menjadi sebuah kebiasaan buruk generasi zaman now. Seniman yang kreatif mengunggah fotonya dengan tiduran di sungai dan nonton TV sehingga viral di Facebook.
Orang itu ingin menyampaikan pesan tersembunyi akan kebersihan sungai.
Unggahan yang dibagikan oleh Khoirul Anam di forum Facebook Guyonan Jawa Timuran ini berhasil viral.
Bagaimana tidak viral di Facebook, terdapat aksi anti mainstream yang dilakukan di sungai.
Jika biasanya orang di sungai itu mandi atau memancing, seniman ini malah membawa kasur dan tidur di atasnya sembari nonton TV.
Akun Facebook Khoirul Anam dan akun Instagram @anam_chenel memang sering membagikan unggahan yang konyol namun terdapat pesan tersembunyi.
Seniman itu sering mempopulerkan hastag senimanfotonyeleneh sehingga viral di Facebook.
Ia menggunakan caption ''Masyarakat sudah sadar, Alhamdulillah sudah tidak buang sampah di sungai, sehingga kalau hujan tidak banjir. Bisa dipakai santai-santai sambil memancing'' sehingga berhasil membuat netizen ketawa ngakak.
Seolah-olah ia ingin menyampaikan bahwa ketika sungai bersih maka kita bisa bernyaman-nyaman dan menyatu dengan alam.
Karena unggahan itu juga lucu, netizen tak kalah kocak dalam berkomentar.
''Lucu banget, itu kabelnya dicolokin dimana ya? '' komentar Galang.
''Sesekali tidur di kawah gunung berapi dong bang,'' tulis Dava Ryan.
''Niat banget, apa nggak kepleset ngebawa dipannya,'' balas Eka Agustin.
Berikut beberapa aksi nyeleneh Khoirul Anam di sungai sehingga viral di Facebook:
1. Enak ya, bangun-bangun sudah ada pemandangan alam!
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi