hitekno.com - Sebuah video klip lagu qasidahan tahun 90an belum lama ini menjadi viral di Twitter. Entah cenayang atau apa, lagu qasidahan ini memiliki lirik yang mampu prediksi masa depan. Kok bisa ya?
''Revolusi Industri 4.0, yang sudah diprediksi..'' tulis @AndiePeci dalam cuitan yang dibuat pada Kamis (16/5/2019) lalu.
Video klip berdurasi 1 menit ini berisi beberapa ibu-ibu qasidahan bernama Nasida Ria yang tengah melantunkan sebuah lagu.
Penggalan lirik yang dinyanyikan salah satu ibu ini sukses mencuri perhatian netizen hingga viral di Twitter.
Pasalnya, penggalan lirik tersebut mencoba memprediksi apa yang akan terjadi pada tahun 2000-an. Benar saja, seluruh hal yang dilantunkan dalam lagu tersebut betul terjadi di masa kini.
''Tahun dua ribu kerja serba mesin, berjalan berlari menggunakan mesin. Manusia tidur, berkawan mesin. Makan dan minum dilayani mesin. Sungguh mengagumkan tahun 2000. Namun demikian penuh tantangan..'' ucap penggalan lirik lagu tersebut.
Lirik lain dari lagu ini juga memprediksi kehidupan di tahun 2000 lainnya saat banyak pengangguran karena semakin banyak penduduk. Hingga sawah dan ladang menyempit, hutan dijadikan gedung dan pemukiman.
''Penduduk makin banyak, sawah ladang menyempit. Mencari nafkah makin sulit. Tenaga manusia banyak diganti mesin. Pengangguran merajalela. Sawah ditanami, gedung dan gudang. Hutan ditebang jadi pemukiman. Langit suram, udara panas, akibat pencemaran..'' ucap lirik selanjutnya.
Seolah mampu memprediksi masa depan, video ini menjadi viral di Twitter hingga mendapat banyak komentar dari netizen.
''Wooow, pemanasan global jg sdh diprediksi, what a song!!'' tulis akun @aden_iqbal.
''Ngalahin prediksi bill gates..'' komentar akun dengan username @nasri_725.
''GILA NASIDA RIA CENAYANG BUKAN HAHA APAKAH BOM NUKLIR JUGA AKAN DILEDAKAN???'' ungkap @tasyafanning.
Tidak diketahui bagaimana penggalan lirik lagu qasidahan tahun 90an ini begitu tepat memprediksi segala kejadian yang terjadi di masa depan khususnya di tahun 2000-an. Namun, sejak diunggah, video ini sudah ditonton sebanyak 261 ribu kali dan mendapat 4.790 retweets dari netizen.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih