hitekno.com - Gaya narsis kini merupakan sebuah gaya yang menjadi favorit generasi kekinian. Seorang tukang parkir berdandan nyentrik dan bergaya narsis ini membuat netizen heboh.
Netizen dengan akun bernama Puput Rachmawati membagikan sebuah unggahan unik di forum Facebook PEKALONGAN INFO.
Unggahan tersebut viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 4 ribu Like dan ribuan komentar dari netizen.
Postingan itu sebenarnya pertama kali diunggah oleh netizen bernama Mas Dar Tea.
Ia menceritakan bahwa seorang tukang parkir di Puskesmas Sragi II, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah memiliki tampilan yang tak biasa.
Benar saja, setelah diperhatikan tukang parkir ini memakai dasi dan topi yang biasanya dikenakan oleh sutradara.
Meski dengan pekerjaan sebagai tukang parkir, orang ini bercita-cita untuk membiayai anaknya hingga kuliah.
Setelah melihat penampakan nyentrik itu, banyak netizen yang dibuat heboh dan ikut berkomentar di bawahnya.
Banyak netizen yang menilai bahwa orang tersebut hanyalah pansos (panjat sosial) sementara tak sedikit pula netizen yang mendoakannya.
Namun ada netizen yang tinggal di daerah tersebut dan mengaku bahwa tampilan rapi tukang parkir itu memang sudah sejak lama.
Terlepas dari banyak yang menganggapnya ingin viral, masih banyak netizen yang ikut mendoakannya.
"Keren jasanya tulus, yg penting ramah santun dan ikhlas menjalaninya. Smangat pak truss jangan minder. Rejeki ada jalannya," komentar Bent Aqoesh.
"Amiin..semoga anaknya pada jadi sarjana semua..jangan berkecil hati..Tuhan punya caranya sendiri buat memuliakan hambanya," kata Mas Int.
Itulah tadi tukang parkir yang berpenampilan nyentrik sehingga membuat netizen heboh dan viral di Facebook, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi