hitekno.com - Banyak penjahat yang menggunakan berbagai cara seperti menutupi muka mereka dengan topeng agar tidak terlihat orang lain atau terpantau CCTV. Namun mereka tak sadar beberapa petunjuk kecil menyebabkan mereka ditangkap.
Seperti empat remaja di Maryland yang baru-baru ini didakwa dengan kejahatan rasial karena ulahnya merusak sekolah mereka.
Empat remaja ini melampiaskannya dengan kata-kata dan gambaran kebencian beberapa hari sebelum kelulusan sekolah menengah mereka.
Saat melakukan aksinya ini, mereka tertangkap kamera CCTV, namun mereka berpikir bahwa mereka cukup pintar untuk menghindari deteksi dengan menggunakan topeng.
Mereka berpikir, bahwa wajah mereka tak akan tertangkap kamera dan lolos dari tuduhan tersebut.
Dilansir dari Ubergizmo, untuk terhubung ke jaringan WiFi sekolah, siswa di sana diharuskan untuk masuk dengan ponsel mereka dengan ID unik.
Hal ini yang memungkinkan mereka untuk terhubung ke jaringan setiap kali mereka berada di kampus secara otomatis.
Empat siswa tersebut terdeteksi login ke jaringan WiFi sekitar oukul 11:35 di hari saat mereka melakukan aksi kejahatan tersebut.
Akhirnya administratif sekolah mengidentifikasi keempatnya yang melakukan kejahatan dan mendapatkan hukuman percobaan.
Mereka diberi hukuman untuk mengabdi ke masyarakat dan akhir pekan berturut-turut di penjara.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi