hitekno.com - Tingkah putra bungsu Presiden RI, Jokowi kembali mencuri perhatian. Kali ini, melalui akun Twitter pribadi miliknya, Kaesang Pangarep menanggapi cuitan netizen yang hina Jokowi. Bukannya membela, pengusaha muda ini malah lakukan promosi usahanya.
Cuitan netizen yang hina Jokowi dibuat melalui akun @nar******** pada Senin (15/7/2019) lalu dan menjadi viral di Twitter hingga akhirnya sampai dibaca oleh Kaesang Pangarep.
Dalam cuitannya, netizen dengan akun ini menyebut Jokowi dengan sebutan yang cukup kasar. Entah dibuat kecewa karena apa, netizen ini menolak untuk santun terhadap sosok yang kembali menjabat sebagai Presiden RI ini.
''Si bl*** @jokowi ini sok mengajari sopan santun. Pakai dalih budaya timur segala untuk tutupi ketidakbecusannya. Asal anda tahu, kami sangat hargai persahabatan. Kami hangat dalam masyarakat. Namun, jangan minta kami santun terhadap presiden bl*** seperti anda!'' ungkapnya.
''Sang Pisangnya Kakak..'' tulis Kaesang Pangarep membalas cuitan tersebut.
Balasan santai Kaesang Pangarep ini langsung mencuri perhatian netizen. Beberapa dibuat salut dengan tanggapan putra bungsu Jokowi saat menanggapi cuitan ujaran kebencian ini.
''S5 perdagangan harvard emang jenius, mantap bang! tuhan bersama orang orang yg santuy'' komentar @sangidamanibumu.
''Tidak papa ngak suka sama bapak saya yang penting pisang saya laku-kaesang'' tulis @Banana9reen.
Cukup santai dan tidak ambil pusing dengan cuitan hina Jokowi yang dibuat netizen, cuitan Kaesang Pangarep yang promosi usahanya ini sudah mendapat 5.021 retweets dan lebih dari 1.300 balasan dari netizen.
Berita Terkini
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia