hitekno.com - Ditolak cewek merupakan sebuah pengalaman yang biasanya dialami oleh cowok. Sebuah curhatan seorang netizen ini viral di Twitter setelah memperlihatkan betapa kejamnya seorang cewek menolak pemuda tersebut.
Seorang netizen dengan akun bernama @_rlthingy, membagikan curhatannya dan isi chat-nya dengan seorang cewek kepada netizen.
Curhatan dan screenshot chat tersebut viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 4.400 Retweet dan 6.800 Like.
Berkat curhatan ditolak cewek itu, nama sebuah akademi penerbangan justru ikut trending di Twitter regional Indonesia.
Dalam screenshot terlihat seorang pemuda yang ditolak oleh cewek bernama f**i.
Ia ditolak karena tidak kuliah dan hanya menggunakan sepeda untuk sekolah.
Hal yang membuat miris karena f**i telah memilih cowok lain yang telah diterima di salah satu PTN ternama di Bandung.
Netizen itu bahkan menerima cibiran dari f**i bahwa ia pantas kuliah di kampus tidak terkenal karena otaknya yang tidak pintar.
Padahal, netizen yang memberi curhatan di atas tidak kuliah karena memilih mengikuti pelatihan dan pendidikan di salah satu akademi penerbangan bergengsi di Indonesia.
Lulusannya pun tak main-main karena bisa menjadi pilot di maskapai penerbangan.
Sontak saja, banyak netizen menyayangkan aksi f**i menolak si pemuda itu dan kata-kata kasarnya yang menyayat hati.
"Bifa kan sekolah pilot itu kannn??? g*blok eta si f**i bod**rrrr batttttttttt malu maluin nama f**i ae astaga," komentar @matahcri.
"Sok malu punya cowo di pts, sndirinya g*bl*k," balas @wooseokabis.
Itulah tadi curhatan pemuda yang ditolak cewek dengan "mengenaskan" sehingga viral di Twitter, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi