hitekno.com - Usai sebelumnya netizen dibuat heboh dengan penampakan seram di Google Maps daerah Kedungwaru Kidul, Demak, Jawa Tengah. Kali ini netizen kembali heboh dengan penampakan seram di Google Maps Jalan Raya Sumedang - Cibeurum, Jawa Barat.
Penampakan di Jalan Raya Sumedang - Cibeurum ini diketahui pertama kali melalui cuitan netizen @erzars pada Sabtu (27/7/2019) lalu hingga jadi viral di Twitter.
''Give me 5 bi***! Jl. Raya Sumedang - Cibeureum'' cuit akun @erzars.
Bersama cuitannya ini, netizen pemilik akun @erzars juga mengunggah dua screenshot dari hasil penampakan seram yang ia temui di pencarian Google Maps Jalan Raya Sumedang - Cibeurum.
Dari hasil tangkapan street view yang diunggah pada Februari 2019 lalu, terlihat sebuah gedung tua yang sepertinya sudah lama terbengkalai. Sekilas memang terlihat biasa, namun hal mengejutkan akan kamu temukan saat melakukan zoom pada sisi jendela dari gedung ini.
Penampakan seram ini makin menjadi-jadi karena terlihat dua tangan yang seolah sedang melambai ke arah pengemudi yang lewat di Jalan Raya Sumedang - Cibeurum.
Melihat banyaknya fenomena penampakan seram yang muncul di Google Maps, netizen lalu merasa jika para setan sedang sangat eksis. Setuju nggak?
''Auto tutup mata dong ya buka link gmap nya biar gak terkedjotttt'' tulis akun @ndrmlnn.
Walaupun banyak yang dibuat terkejut dengan penemuan ini, ada juga netizen yang positive thinking dan menyebut bahwa penampakan seram di Jalan Raya Sumedang - Cibeurum ini hanyalah manekin.
''Iseng juga yg naroh manekin disitu'' ungkap akun @Jelitapermata_.
Kalau menurut kamu, penampakan seram di Google Maps Jalan Raya Sumedang - Cibeurum ini benar setan atau hanya manekin? Jika penasaran dengan lokasi ini, langsung klik link ini ya.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025