hitekno.com - Siapa yang tak tergoda dengan nikmatnya kuliner martabak? Makanan ini terkenal akan banyaknya pilihan rasa, salah satunya yang populer adalah martabak cokelat keju.
Usut punya usut, martabak ini tak cuma disajikan di Indonesia melainkan beberapa negara seperti Arab Saudi, Yaman, Malaysia dan Singapura.
Umumnya, martabak ini terbagi menjadi dua rasa yakni asin dan manis. Martabak asin terdiri dari telur dan diisi dengan sayuran serta daging.
Sedangkan, martabak manis ini biasanya diisi dengan susu, cokelat hingga keju. Seiring berjalannya waktu, variasi martabak ini kian beragam, dari yang ditambahi dengan toping keju mozarella hingga green tea.
Bicara soal martabak, belum lama ini jagat dunia maya dibuat tertawa oleh kisah salah seorang netizen. netizen ini membeli satu martabak cokelat keju, namun dirinya menginginkan kejunya dipisah pada bagian lain.
"Pak martabak cokelat keju satu ya. kejunya dipisah," bunyi tulisan dalam foto yang viral di Twitter.
Betapa kagetnya netizen ini ketika pesanan martabak cokelat keju miliknya tiba.
Foto milik pengguna Twitter @depresionistaa ini mendadak viral usai diunggah kembali oleh akun@FOODFESS2.
"Fess dan terjadi lagi, pedagang sultan," tulis akun @FOODFESS2 dikutip HiTekno.com, Senin (5/8/19).
Sontak, postingan martabak cokelat keju ini mendadak jadi perbincangan hangat netizen lainnya hingga viral di Twitter.
"Kayak adik gue, disuruh beli martabak keju cokelat, kelupaan cokelat doang. Karena takut dimarahin orang rumah, akhirnya beli kau sendiri terus dia bilang mandiri deh kita mah parut sendiri kejunya yah," curhat salah seorang netizen.
"Ini beneran nggak sih hahahaha," timpal netizen lain tertawa terbahak-bahak.
Hingga artikel ini ditulis, kisah netizen membeli martabak dapat keju batangan tiga balok ini telah memperoleh lebih dari seribu retweet dan 2 ribu likes.
Duh memang ya, ada-ada saja nih abang penjual martabaknya. Minta martabak cokelat keju malah dapat seperti ini, jadi viral di Twitter deh. (Suara.com/ Arendya Nariswari).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi