Hitekno.com - Soal matematika kembali jadi bahan perdebatan netizen. Kali ini sebuah soal matematika viral di Twitter setelah diunggah oleh akun @pjmdolI.
Netizen pun memperdebatkan berapa jawaban dari soal tersebut. Pasalnya netizen terpecah dua kubu melihat soal matematika yang viral di Twitter ini.
Seperti apa soal matematika ini? Netizen tersebut membagikan soal 8:2(2+2). Berapa jawaban kamu akan soal tersebut? Apakah 1 atau 16.
AKun @pjmdolI bersama netizen lain percaya jawabannya adalah 1. Namun tidak dengan netizen yang lain lebih percaya jawaban 16.
"Aku mengerjakan parenthesis, perkalian, lalu pembagian dulu makanya aku percaya hasilnya 1," tulis @pjmdolI.
Ia percaya karena jawabannya 1 berdasarkan metode BOMBAS (tanda kurung, pangkat, perkalian, pembagian, penjumlahan, pengurangan).
Jika menggunakan metode BOMBAS tersebut, maka soal matematika ini menghasilkan jawaban 1. Namun tak sebuah netizen percaya akan metode ini.
Bahkan beberapa netizen sampai membawa kalkulator untuk mengerjakan soal tersebut. Dan hasil perhitungannya, adalah 16 bukan 1.
Tapi kalkulator pun hasilnya juga ada dua macam, tergantung kalkulator yang digunakan. Jika memakai Kalkulator ilmiah hasilnya 1, tapi kalkulator biasa 16.
Namun netizen di sisi lain tetap membela hasil 1 dari jawaban soal matematika tersebut. Bahkan mereka membuat model perhitungannya dengan jelas.
Baca Juga:
Twitter Berikan Soal Matematika, Apakah Kamu Bisa Memecahkannya?
Itulah soal matematika yang viral di Twitter karena memecah belah netizen menjadi dua kubu. Kalau kamu sendiri percaya berapa hasilnya? 1 atau 16?
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026