hitekno.com - Aplikasi Kontool yang berasal dari Jerman menjadi viral dalam 3 hari terakhir mengingat banyak netizen Indonesia yang langsung menyerbu fanspage resmi aplikasinya. Lelucon dan bahasan mengenai aplikasi Kontool ternyata mendapatkan sorotan oleh beberapa media Jerman yang cukup ternama.
Seperti yang telah diketahui, salah satu postingan di akun resmi Facebook Kontool di Jerman diserbu oleh komentar dari netizen Indonesia.
Menggunakan bahasa Inggris, banyak netizen Indonesia yang menyindir dan menjadikan Kontool sebagai bahan candaan di kolom komentar.
Setelah viral di Facebook, beberapa netizen Indonesia lainnya bahkan sempat meminta maaf menanggapi oknum netizen Indonesia yang berkomentar jorok dan tidak pantas.
Mengingat aplikasi Kontool ternyata buatan start-up yang berasal dari sebuah kota kecil di Jerman dan langsung mendapatkan puluhan ribu engagement dalam satu postingan saja, media Jerman ikut menyorotnya.
Dalam situs N-tv.de, mereka memberitakan dengan judul: Software namens "Penis", Deutsches Produkt geht in Indonesien viral (Perangkat lunak disebut "penis", produk Jerman menjadi viral di Indonesia).
Mereka menyoroti bahwa sebuah start-up dari kota kecil Kleinmachnow, Bradenburg, Jerman berhasil viral di negara dengan 260 juta penduduk (Indonesia).
NTV menjelaskan bahwa sangat fantastis sebuah start-up di kota kecil berhasil meroket popularitasnya setelah tak sengaja mempunyai nama yang mirip dengan bahasa gaul penis.
Mereka lebih menyoroti mengenai komentar lucu dan sindiran dari netizen Indonesia.
Bz Berlin mengutip komentar netizen Indonesia yang berkata,"Perusahaan Anda harus datang ke Indonesia. Kontool sangat populer di sini. Saya pikir kebanyakan orang akan menyukai produk Anda".
SVZ (Schweriner Volkszeitung) Jerman memberikan judul "Kontool: Penis-Analogie löst Internet-Hype aus (Kontool: analogi penis memicu hype Internet).
Media Jerman tersebut menyoroti bahwa aplikasi Kontool terseret gelombang viral sehingga ikut terkenal di tempat yang berjarak 10 ribu kilometer dari Brandenburg, Jerman.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih