hitekno.com - Netizen Indonesia dan netizen Malaysia kembali melakukan peperangan di media sosial. Bahkan cuitan Ban Indonesia menempati trending topik Twitter nomor satu di Twitter regional Malaysia pada pukul 05.00 WIB.
Berdasarkan pantauan dari Trends24.in, kata "Indonesia" mulai dicuitkan oleh netizen Malaysia sehingga masuk trending topik Twitter di Malaysia pada pukul 12.00 WIB.
Bak bola salju, lebih dari 250 ribu cuitan netizen Malaysia langsung menggema sehingga mengantarkan kata "Indonesia" menempati trending topik Twitter di regional Malaysia.
Hashtag #BanIndonesia juga menempati trending topik Twitter Malaysia.
Cuitan tersebut bersamaan dengan kekecewaan dari Presiden Persatuan Bola Sepak Perak (PAFA), Datuk Seri Ahmad Faizal Azumu. Dia mengatakan olah raga semestinya menjadi instrumen persatuan, bukan malah kegaduhan.
Hal lainnya yang memancing hashtag Ban Indonesia adalah beredarnya koreografi dari suporter Indonesia yang bertuliskan "F*ck Y*u" sehingga memancing sebuah thread menjadi viral.
Netizen Indonesia juga mencuitkan hashtag #memalukan dan menempati deretan trending topik Twitter setelah kecewa melihat perlakuan oknum suporter Indonesia di GBK.
Melalui hahstag #BanIndonesia, banyak netizen Malaysia yang menyuarakan kekecewaannya dan me-mention akun resmi Fifa dengan kata Ban Indonesia.
"@FIFAWorldCup @FIFAcom Indonesia supporter provoking by staying outside of stadium. They chant "you cant go home". Ban Indonesia #BanIndonesia," cuit @zmysrn.
"Doa orang teraniaya termakbul. Shame on you Indonesia. Congrats Malaysia!! #HarimauMalaya #banindonesia," balas @nur_dayya.
"It just because a few day before the match, there was a statement from a Malaysian businessman who insulted Indonesian people," tulis @luthfiadhifta.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih