hitekno.com - Buat kamu yang masih muda dan bertenaga, kamu harus mencontoh kerja keras dan kesetiaan seorang kakek penarik gerobak ini. Walaupun sudah tua, sang kakek masih giat mencari rezeki meski bermodalkan sebuah gerobak.
Seorang netizen dengan akun bernama Bambang Jr. membagikan postingan yang cukup mengharukan di forum Facebook "info cegatan jogja".
Unggahan yang dibagikan menarik perhatian netizen setelah mendapatkan lebih dari 3.400 Like dan ratusan komentar.
Kurang dari satu hari, potret haru kakek penarik gerobak ini mendapatkan ratusan komentar dan doa dari netizen.
Netizen bernama Bambang Jr. membagikan postingan pada hari ini (25/09/2019) dan menjelaskan bahwa malam sebelumnya ia melihat seorang kakek penarik gerobak.
Membuat terenyuh, di dalam gerobak terdapat tulisan "Bismillah, biar begini yang penting halal".
Di dalam kolom komentar, terdapat netizen yang membagikan informasi bahwa kakek dan istrinya itu memang sering terlihat di sekitar jembatan Janti, Banguntapan, Bantul Yogyakarta.
Netizen bernama Yopi Hariyanto bahkan sempat membantu kakek dan nenek tersebut dengan pemberian kotak nasi beserta lauknya.
Melihat potret haru kakek penarik gerobak ini, banyak netizen yang memberikan komentar beserta doanya.
"Yang jelas, simbah-simbah itu contoh pasangan yang samawa. Simbah is the best! Semoga diberi kesehatan dan rezeki yang lancar buat simbah..aamiin," komentar Andy Annddee.
"Kerja kotor yg penting hasilnya bersih halal lancar barokah, semoga dimudahkan rezekinya nggih mbah," kata Ichsan Saiban.
Itulah tadi potret haru kakek penarik gerobak yang menarik perhatian netizen, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi