hitekno.com - Selebgram Awkarin baru-baru ini disenggol politikus kawakan, Budiman Sudjatmiko melalui cuitan di akun Twitter-nya. Sebut Awkarin cari sensasi dengan beberapa gerakannya belakangan ini, Awkarin dengan tegas membuat balasan menohok.
Cuitan Budiman Sudjatmiko yang menyindir Awkarin ini disampaikan melalui cuitan yang dibuat pada Minggu (13/10/2019) lalu dan langsung saja dibalas oleh selebgram yang belakangan begitu aktif dengan berbagai kegiatan kemanusiaan ini.
Dalam cuitannya, Budiman Sudjatmiko menyebut bahwa berbagai kegiatan Awkarin yang viral belakangan ini dibuat untuk memancing sensasi dengan dampak yang dangkal.
''2 contoh kebaikan oleh 2 perempuan: 1. Awkarin & 2. Tri Mumpuni.. Yg pertama basisnya sensasi, yg ke 2 esensi. Kebaikan harus sensasional tp yg lebih penting juga esensial. Tak cukup salah 1. Budaya kita lebih suka yg pertama, meski tubuh kita butuh yg ke 2..'' tulis @budimandjatmiko.
Dirinya mengaku heran saat diserang oleh politikus. Dengan tegas, selebgram bernama asli Karin Novilda ini menyebut bahwa para politikus perlu tenang dan tidak usah merasa terancam karena dirinya tidak akan ikut nyaleg.
''Ntahlah ini kenapa saya jadi diserang sama politikus. Padahal dari kemarin saya cuma berlaku kemanusiaan saja. Nggak usah khawatir, yang bilang saya mau nyaleg ngga kok. Jangan merasa terancam saya gak minat nyaleg juga. Cukup jadi relawan & aktivis aja tanpa bayaran saya senang!'' tulis @awkarin.
''@budimandjatmiko yuk pak, would be such an honor to meet you in person untuk membahas apa yang bisa kita bantu untuk negara ini'' tulisnya.
Viral di Twitter, hingga kini, usai menyebut Awkarin cari sensasi, ajakan Awkarin untuk bertemu dengan Budiman Sudjatmiko belum juga ditanggapi oleh politikus dari partai PDI Perjuangan ini.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana