hitekno.com - Sebuah gambar yang aneh dan janggal biasanya dapat memancing rasa penasaran netizen untuk memecahkan teka-teki di dalamnya. Tingkah laku kucing yang sangat absurd di dalam gambar ini membuat netizen berdebat mengenai masalah sebenarnya.
Sebuah akun fanspage Facebook bernama Rakyat +62 membagikan unggahan unik yang memancing rasa penasaran netizen.
Unggahan yang dibagikan berhasil membuat netizen heboh dan penasaran setelah mendapatkan lebih dari 2.100 Like dan ratusan komentar dari netizen.
Memicu konflik yang cukup kocak, postingan tersebut telah dibagikan puluhan kali hanya dalam waktu satu hari saja.
Jika dilihat secara sekilas, tak ada yang aneh dengan kucing yang menyusui anak-anaknya tersebut.
Salah satu kucing yang menyusu justru memiliki ukuran sangat besar dan hampir seukuran kucing dewasa.
Terdapat netizen yang mencurigai bahwa bapak si kucing ikut mengganggu dan menyusu bersama anak-anaknya.
"Jangan-jangan itu bapaknya kali..Lihat anaknya hitam dan belang hitam putih...klop banget bapaknya warna hitam dan ibunya putih..wkwkwk," komentar Ismaida Jespardi.
Kolom komentar justru terbagi menjadi dua pendapat yaitu antara kucing tersebut adalah anak tertua atau dia adalah bapaknya yang ikut menyusu.
"Itu kan abangnya dari generasi sebelumnya. Beda bapak palingan, kucingku juga suka kayak gitu," tulis Boris Chow.
Namun ada juga netizen yang mengira itu adalah bapaknya sehingga memberikan komentar kocak.
"Kata si kucing putih: ternyata suamiku bisa bertingkah seperti anakku..hahaha," canda Nining Cut Yanti.
"Tidak mau kalah bapaknya..gokiil," balas Hariadi Kytda.
Itulah tadi gambar kucing yang dinilai cukup aneh sehingga membuat netizen heboh, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi