hitekno.com - Hari Pahlawan diperingati setiap tahunnya pada 10 November. Mendekati momen tersebut, netizen kenang deretan kisah perjuangan pahlawan dalam potret jadul ini.
Memperjuangkan kemerdekaan sampai kesejahteraan masyarakat, deretan para pahlawan ini mempertaruhkan nyawa demi Indonesia.
Jarang diketahui, jasa perjuangan para pahlawan ini begitu heroik dan mampu menyentuh hati siapa saja yang membacanya.
Diunggah akun @ringkasansejarah, kembali ke masa perjuangan pahlawan ini, berikut potret beberapa pahlawan dan kisah-kisah perjuangannya masing-masing.
1. Pierre Tendean
Dalam potret jadul yang diunggah @ringkasansejarah, Pierre Tendean nampak berfoto bersama sang adik, ibu, dan ayahnya. Sebelum kembali ke Jakarta, Pierre Tendean sempat menitipkan adiknya pada suami si adik, ''Mas, aku titip adikku, tolong jaga dia'' ucap Pierre Tendean.
Tidak disangka, pertemuan tersebut adalah yang terakhir. Pierre Tendean ditembak mati di Lubang Buaya dan mayatnya dibuang ke sebuah sumur tua bersama enam jasad perwira lainnya. Saat itu, jenderal ini masih berumur 26 tahun.
Potret Pierre Tendean ini membuat netizen mengenang sosok ini sebagai salah satu putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
''Beliau salah satu putra terbaik yang pernah Indonesia miliki'' tulis @dedi__sbr.
2. Bung Tomo
Potret yang diunggah @ringkasansejarah ini memperlihatkan sosok Bung Tomo yang sedang diwawancarai para wartawan mengenai larangan pidato yang ia terima. Perjuangan Bung Tomo berakhir saat dirinya meninggal pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah saat menunaikan ibadah haji.
Netizen lalu mengenang Bung Tomo sebagai sosok yang tidak tergiur dengan jabatan dan terus mempejuangkan kemerdekaan secara seutuhnya.
''Bung Tomo kereeeen.. Ga tergiur dengan jabatan, yang penting merdeka seutuhnya'' tulis @perryhernaswara.
3. Jenderal Sudirman
Panglima besar TNI ini begitu identik dengan perang gerilya yang sangat hebat. Menempuh jarak ratusan kilometer, Jenderal Sudirman menyusun strategi perang terbaiknya untuk melawan Belanda dan sekutu. Hasilnya, taktik Jenderal Sudirman berhasil membuat Belanda kalah.
Sosok ini mengalami sakit yang cukup parah, dirinya mengidap TBC dan membuat paru-parunya rusak. Usai Belanda menyerah dan Indonesia benar-benar merdeka, penyakit Jenderal Sudirman merenggut nyawa pahlawan ini diumur 34 tahun. Resmi momen tersebut menjadi duka seluruh negeri.
Netizen mengenang Jenderal Sudirman ini sebagai sosok jenderal sepanjang masa yang mendapat respect besar dari seluruh rakyat.
''Jenderal'' tulis @rafiffahrezi_ singkat.
Kisah tiga pahlawan memperjuangkan kemerdekaan ini membuat netizen mengenang kembali jasa ketiganya untuk Indonesia. Kisah favorit kamu yang mana?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih