hitekno.com - Gemerlapnya Kuala Lumpur ternyata masih menyisakan kehidupan penuh perjuangan kakek sebatang kara. Dengan berjualan sandwich di atas motor tua, kakek berusia 80 tahun ini tetap berjuang untuk bertahan hidup.
Akun fanspage Facebook bernama SoulusiZH membagikan kisah sedih mengenai seorang kakek saat berjuang sendirian di Kuala Lumpur, Malaysia.
Unggahan kisah sedih tersebut berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 3.600 Like dan ratusan komentar dari netizen.
Sangat menyentuh dan membuat haru, postingan itu sudah dibagikan lebih dari 5 ribu kali hanya dalam kurun waktu 3 hari saja.
Setiap harinya, ia menjajakan sandwich Bak Kwa yang ia jual seharga 3 ringgit atau Rp 10 ribuan.
Setiap sandwich Bak Kwa yang terjual, maka ia bisa untung kurang dari 1 ringgit atau Rp 3.400 ribu.
Dalam sehari, ia bisa menjual 30 hingga 50 buah sandwich.
Kakek tua bernama Xiaochao ini mengaku bahwa dirinya hidup sebatang kara dan menyewa kosan kecil di dekat tempat tersebut.
"Saya lajang tanpa istri dan anak-anak, orang tua saya sudah lama meninggal. Saya kehilangan kontak dengan saudara saya dan sekarang, saya tinggal di kamar sewaan di dekat sini," kata kakek berusia 80 tahun itu.
Dia menjelaskan bahwa dulunya ia adalah seorang pekerja bangunan. Xiaochao berjualan sandwich saat ia berusia 40 tahun hingga sekarang.
Meskipun begitu, ia mengaku masih bersyukur karena bisa menghasilkan uang sendiri dengan cara yang halal.
Banyak netizen terharu dan memberikan banyak doa pada kakek berusia 80 tahun yang viral di Facebook ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi