hitekno.com - Kabar duka kembali datang dari industri hiburan Korea Selatan. Kali ini bintang K-Pop Goo Hara dikabarkan meninggal dunia.
Mengutip dari MataMata.com, Goo Hara dikabarkan telah meninggal dunia pada Minggu (24/11/2019).
Beberapa media seperti Money Today dan Market News mewartakan jika Goo Hara ditemukan meninggal dunia di rumahnya hari ini.
Menurut Kepolisian Gangnam, Goo Hara ditemukan tewas di rumahnya yang beralamat di Cheongdam-dong sekitar pukul 6 malam waktu Korea Selatan.
Mendengar kabar duka dari bintang K-Pop kelahiran 13 Januari 1991 ini, netizen pun dibuat heboh. Beberapa masih tidak mempercayai kabar tersebut.
Saking banyaknya netizen berduka di media sosial, bahkan nama Goo Hara memuncaki trending topik Twitter Indonesia.
Tak hanya itu, nama Goo Hara juga masuk dalam salah satu trending topik Twitter Worldwide atau secara global di media sosial ini.
Terpantau sejak Minggu (24/11/2019), sore sekitar pukul 18.51 WIB, sudah lebih dari 137 ribu cuitan dilontarkan terkait meninggalnya bintang K-Pop ini.
Pembicaraan mengenai Goo Hara ini diprediksi akan terus bertambah. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan lama bertahan di Trending Topik Twitter.
Dalam trending topik Twitter Indonesia, netizen juga membahas Sulli dan Kara. Hal ini nampak kedua nama tersebut ikut masuk dan ramai dibicarakan.
Catatan Redaksi: Hidup sering kali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Berita Terkini
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia