hitekno.com - Tidak diketahui asalnya, saat kamu terlambat membalas pesan dari seseorang, sering kali tentu kamu mendapat chat huruf P saja. Hal tersebut juga yang dirasakan netizen ini. Kesal saat dapat chat huruf P hingga mengeluarkan kata kasar, ending kisah ini mengejutkan.
Kejadian mengenai chat huruf P ini diunggah akun @kiyuttgerl dan menjadi viral di Twitter pada Minggu (24/11/2019) lalu.
''Eh an****'' tulis @kiyuttgerl dalam cuitannya.
Bersamaan dengan cuitannya, netizen ini mengunggah screenshot percakapan dirinya bersama seseorang yang tidak memiliki identitas di kontak smartphone-nya.
Tanpa memperkenalkan diri dan menyapa, sosok tersebut nampak mengirimkan tiga chat huruf P pada netizen ini.
Dibuat emosi karena menerima pesan dengan huruf P tanpa berisi apapun, netizen ini lalu membalas chat tersebut dengan dua stiker yang menunjukan bahwa dirinya kesal mendapat chat huruf P.
''Pa pe pa pe, ngucap salam yang bener bg***'' tulis gadis ini membalas.
''Loh ngomongnya dek, ini nomor baru Ayah'' balas sosok tersebut.
Tidak diketahui dengan pasti mengenai nasib netizen yang terlanjut dibuat kesal dengan chat huruf P ini. Unggahan ini rupanya langsung mencuri perhatian, banyak yang dibuat tertarik dengan stiker yang digunakan netizen ini.
''WKWKWKWK NGAKAK'' tulis @seekarang.
''Mampus, dicoret dari KK'' komentar netizen dengan akun @doysarm.
''AHAHAHAHAHAH GO****NYA GA KETULUNGAN'' ungkap pemilik akun @sun_andmo0n.
Sejak pertama kali diunggah, cuitan @kiyuttgerl mengenai netizen yang dibuat kesal dapat chat huruf P ini sudah mendapat 2.092 retweets dan 542 balasan dari netizen.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana