Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
Blak-blakan, QoryGore: YouTuber Sekarang Bukan Selera Gue!

hitekno.com - QoryGore, YouTuber gaming yang sekarang mencoba memasuki dunia musik ini mengeluarkan unek-uneknya mengenai YouTuber zaman sekarang. Dalam channel YouTube milik Deddy Corbuzier, QoryGore terang-terangan mengungkapkan bahwa kebanyakan YouTuber zaman sekarang bukan selera dia.

Video berjudul "QoryGore.. YOUTUBER SKRG BUKAN SELERA GUE!!!" langsung memasuki jajaran trending di YouTube sejak diunggah oleh channel Deddy Corbuzier pada hari Rabu (27/11/2019).

Dalam kurun waktu 2 hari, video tersebut sudah mendapatkan lebih dari 830 ribu View dan masuk pada nomor 15 trending YouTube di Indonesia.

Pada awal video, QoryGore diminta oleh Deddy Corbuzier untuk menanggapi dengan sebuah kata mengenai nama-nama YouTuber yang familiar.

Terdapat momen cukup unik ketika QoryGore diminta oleh Deddy Corbuzier untuk mengomentari Atta Halilintar, YouTuber yang saat ini memiliki jumlah Subscriber mencapai 20 juta.

Namun saat QoryGore mendapatkan kata "Atta Halilintar", ia cukup kebingungan dan menjelaskan susah untuk mendeskripsikannya.

Setelah ditanyakan oleh Deddy Corbuzier apakah itu berarti ia menghina Youtuber dengan Subscriber 20 juta, YouTuber gaming itu menampik dan menjelaskan bahwa ia tak bermaksud menghinanya.

Deddy Corbuzier memancing pertanyaan dengan sebuah fenomena orang-orang yang mulai jenuh dengan YouTuber zaman sekarang.

Menurut QoryGore, tema-tema drama dan prank sah-sah saja untuk dilakukan karena dia memiliki penilaian objektif di sisi itu dan hal tersebut membuat konten YouTube menjadi beragam.

"Kalau mereka merasa Youtuber sekarang nggak bagus, kenapa nggak subscribe gua?" celetuk QoryGore.

Pada menit ke-15 QoryGore menjelaskan bahwa kebanyakan YouTuber zaman sekarang bukan selera dia.

"Jadi YouTuber sekarang bukan selera lu?" tanya Deddy Corbuzier.

"Wah gimana ya, kebanyakan bukan selera gue lah intinya," balas QoryGore.

Ia mengakui hanya menonton beberapa YouTuber tertentu saja yang mewakili preferensinya.

Meski terdapat fenomena konten "sampah" ia masih bingung untuk menanggapinya karena di sisi lain banyak YouTuber juga ikut berjuang membuat konten juga.