hitekno.com - Pencopotan Ari Ashkara dari jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk memang sedang menjadi topik panas di media sosial beberapa waktu ini. Yang terbaru, beredar foto direksi Garuda Indonesia bersama motor gede. Netizen lalu sampaikan sindiran begini.
Foto direksi Garuda Indonesia yang berpose dengan motor gede ini diunggah akun Twitter @kurawa dan menjadi viral di Twitter pada Kamis (5/12/2019) lalu.
Dalam foto, dengan latar belakang matahari yang akan tenggelam, nampak beberapa direksi Garuda Indonesia yang berpose di atas motor gede yang parkir di lapangan udara.
Mengenakan kemeja berwarna putih dan celana berwarna hitam, para direksi Garuda Indonesia ini begitu menikmati sorenya sambil tersenyum ke arah kamera yang menangkap momen tersebut.
"Aksi direksi Garuda dengan moge-moge kesayangannya bisa dengan mudahnya masuk ke dalam bandara. Harus diperiksa semua motor-motor mereka dokumen importasenya oleh Menter Keuangan" tulis @kurawa.
"Mereka tidak sadar merayakan perpisahan" tulis netizen pertama dengan nada sarkas.
"Beli tiket Garuda aja kadang kami nggak mampu, kalian tidak sekedar dapat tiket tetapi bawa HD dan Brompton juga yang itu semua sangat mewah bagi kami" komentar netizen ini mengaku.
Dikutip dari Suara.com, keputusan pencopotan Ari Ashkara dari jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk ini disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Hingga artikel ini dibuat, cuitan mengenai foto direksi Garuda Indonesia saat pamer gede ini sudah mendapat 1.871 retweets dan 311 balasan dari netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi