Hitekno.com - Google Chrome banyak digunakan pengguna untuk berselancar di internet, kali ini pengguna diberi kesempatan untuk meningkatkan perlindungan data. Ada beberapa langkah sederhana untuk mengoptimalkan browser Chorme dalam keamanan.
Dilansir laman Make Tech Easier, berikut lima cara untuk melindungi privasi di Google Chrome:
1. Nonaktifkan sinkronisasi
Sinkronisasi membantu pengguna untuk melihat informasi yang sama pada perangkat seluler dan juga komputer lain, tetapi perangkat tersebut dapat mengumpulkan data.
Pengguna dapat menonaktifkan sinkronisasi secara permanen. Untuk menonaktifkannya, buka Pengaturan > Tampilan > Tingkat Lanjut > Privasi dan Keamanan > lalu matikan fitur sinkronisasi.
2. Aktifkan fitur Jangan Lacak
Dari tab menu Privasi dan Keamanan, pengguna juga dapat mengaktifkan fitur Jangan Lacak. Fitur tersebut mungkin tidak sepenuhnya mencegah situs mengumpulkan dan menggunakan data penjelajahan pengguna, tetapi pengguna dapat menggunakannya untuk beberapa situs populer, seperti Twitter.
3. Bersihkan data browser
Dari tab menu Privasi dan Keamanan, pengguna juga bisa menghapus semua data penjelajahan sesering mungkin. Pengguna dapat memilih untuk menghapus semua cookie, gambar yang di-cache, informasi yang tersimpan, hingga data pengisian otomatis dan riwayat penelusuran.
4. Optimalkan pengaturan situs
Baca Juga:
Jadi Debat Panas Netizen, Pohon Natal dengan Harga Fantastis Ini Viral
Pengguna dapat mengoptimalkan pengaturan situs browser Chrome dari menu Privasi dan Keamanan.
Chrome memberi pengguna opsi untuk sepenuhnya melarang situs untuk menyimpan dan membaca data cookie. Tapi dalam kebanyakan kasus, pengguna membutuhkan cookie dan data situs untuk berselancar.
Karenanya, pengguna dapat memilih untuk menghapus cookie dan data situs secara otomatis ketika pengguna keluar dari Chrome. Pengguna juga dapat memblokir cookie pihak ketiga.
5. Gunakan Google Privacy Checkup
Google Privacy Checkup memungkinkan pengguna melakukan pengaturan berbagi atau privasi di berbagai layanan Google, seperti Foto, YouTube, Google+, dan sebagainya. Alat web ini merupakan cara untuk memastikan kegiatan tertentu pengguna yang bersifat pribadi sesuai keinginan pengguna.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026