Sabtu, 04 Juli 2020
Agung Pratnyawan | Husna Rahmayunita : Kamis, 09 Januari 2020 | 08:07 WIB

Hitekno.com - Sebuah potret dermaga penuh sampah plastik dan kotoran mendadak viral di Facebook. Melihat kondisi ini, membuat netizen sedih dan mempertanyakan kenapa bisa terjadi.

Potret dermaga penuh sampah plastik yang viral di Facebook ini ternyata berada di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Dari foto yang berdar, kondisinya sangat tidak layak karena penuh kotoran. Terutama sampah plastik memenuhi dermaga tersebut.

Foto-foto dermaga tersebut mulanya dibagikan oleh akun Facebook Tze Wei Tai, Selasa (8/1/2020). Sejak dibagikan, unggahan Tze Wei Tai telah dibagikan 361 kali.

Lewat narasi, akun tersebut lalu menuliskan, "Apa yang terjadi dengan kota kita tercinta, Kota Kinabalu?".

Warga setempat pun menyayangkan kondisi kali ini. Apalagi, disebutkan sampah-sampah plastik dan kotoran tak hanya memenuhi dermaga namun juga terlihat di seluruh pantai dan laut Malaysia.

Akibatnya, kelangsungan hidup ekosistem laut pun terancam. Hewan laut ditakutkan akan memangsa partikel-partikel kecil sampah plastik tersebut hingga mengancam kehidupan mereka.

Dermaga penuh sampah plastik. (Facebook)

Selain itu, pancaran sinar matahari tidak bisa sampai ke perairan karena terhalang oleh sampah juga merusak ekosistem laut. Sampah-sampah itu pun, membuat para nelayan pun tidak bisa mencari nafkah dengan maksimal.

Parahnya, bila kondisi pencemaran ekosistem laut tersebut tak bisa segera dihentikan, ditakutkan seluruh dunia akan kena imbasnya akibat luapan sampah di Samudra Pasifik.

Maka dari itu, warga Malaysia mendesak pemerintah untuk segera bertidak mengatasi pencemaran lingkungan.

"Apa yang terjadi dengan perairan? Ini harus segera dibersihkan," kata Chrsitopher Wong.

"Mereka menghabiskan uang untuk membagun infrastruktur tapi mengabaikan ini. Apa tujuannya? Membiarkan wisatawan menyebut ini sebagai bangunan sampah?," tulis Samuel Chong.

Itulah foto dermaga di Kota Kinabalu Malaysia yang viral di Facebook setelah membuat netizen sedih karena penuh sampah plastik dan kotoran. (Suara.com).