hitekno.com - Sebuah aksi debus atau pamer kekuatan biasanya dapat menarik perhatian netizen. Namun aksi debus yang dilakukan oleh bocah SMP dan dilakukan dengan cara bercanda justru membuat netizen merasa miris hingga menceramahi mereka.
Sebuah akun fanspage Twitter bernama @PenjahatGunung membagikan video mengenai seorang bocah SMP yang melakukan aksi debus dengan memecahkan sebuah papan.
Video yang dibagikan berhasil viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 1.700 Retweet dan 3 ribu Like.
Ribuan netizen banyak yang mengomentari aksi bocah SMP tersebut di mana sebagian besar di antaranya justru tidak setuju serta menasihati kelakuan jahil anak-anak SMP itu.
Dalam video, terlihat seorang bocah SMP yang melakukan aksi debus dengan mencoba menghacurkan papan di depannya.
Pada aksinya yang ketiga, seorang teman di samping meja justru mendorong meja sehingga kepada sang bocah terbentur dengan keras.
Teman-teman di sekitarnya langsung tertawa sementara sang pelaku aksi debus tampak kesakitan meski terlihat sedikit tertawa karena ikut merasa geli.
Sang pengunggah postingan memberikan keterangan bahwa aksi tersebut sangat berbahaya dan tidak pantas untuk ditiru.
Terdapat netizen yang ikut tertawa meski sebagian besar justru menceramahi aksi bercandaan ini karena sangat berbahaya.
"Ngakak wkwkwk. Kok pada jahat si anak sekolah sekarang, tapi gak papa, masih mending daripada mereka pada klithih," komentar @watontidakguyon.
Namun sebagian besar netizen justru menilai aksi tersebut tidak lucu karena sangat berbahaya.
"Bahaya banget ih bercandanya (emoticon menangis) itu bisa gegar otak, meninggal/cacat lho. Yuk adik-adik bercandanya jangan sampai menyakiti," himbau @SilvieIndriati
"Sorry gak lucu menurut gue. Payah banget lah bercandaannya..buat yang ngetawain juga sampah banget," tulis @callmemine__
"Bercandanya keterlaluan banget. Sampai ngilu liatnya," @amelrida
Itulah tadi aksi debus bocah SMP yang akhirnya diceramahi netizen hingga viral di Twitter, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih