Sabtu, 04 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini : Rabu, 19 Februari 2020 | 14:52 WIB

Hitekno.com - Saat pendiri Gojek, Nadiem Makarim dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan atau Mendikbud, celotehan netizen kocak yang menyebut bayar SPP bisa pakai GoPay. Kini celotehan netizen bisa menjadi kenyataan. Bahkan wacana bayar SPP pakai GoPay masuk trending topik di Twitter saat itu. 

"Aturan pertama saat pak nadiem menjabat, bayar spp bisa pakai GOPAY! untuk yang butuh dana bantuan bisa pakai GOPAY later! Mantap pak. #Mendikbud" tulis @DzimarARP.

"Bayar SPP sekolah diskon 50 persen kalau pakai gopay. #mendikbud" komentar @adityaramadan__.

"Bapak, tahun depan aku mau sekolah lagi. Boleh bayar SPP pakai gopay, gak?" tanya @Inokari_.

Rupanya, komentar-komentar netizen tersebut direspon oleh pihak Gojek. Pihak Gojek memastikan, saat ini para orangtua murid bisa membayar SPP atau kebutuhan sekolah lainnya melalui aplikasi Gojek di fitur GoBills.

Aplikasi GoJek dengan GoPay di dalamnya, (Gojek)

Senior Vice President Sales Gopay Arno Tse mengatakan, hingga saat ini, ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti sekolah, madrasah, pesantren dan tempat kursus di Indonesia telah terdaftar di GoBills.

Arno menuturkan, sejak diluncurkan pertama kali di tahun 2017, fitur GoBills sudah digunakan untuk membayar tagihan sehari-hari seperti air, listrik, pulsa, BPJS Kesehatan, internet, TV kabel, asuransi, pajak hingga zakat.

“Selain bisa memudahkan para orang tua, lembaga pendidikan yang tergabung juga ikut merasakan manfaat transaksi digital, di antaranya penerimaan iuran yang jelas dan pencatatan transaksi yang lebih rapi dan teratur. Kami berharap dapat menjangkau lebih banyak lagi lembaga pendidikan di seluruh Indonesia untuk menerapkan pembayaran digital,” ujar Arno dalam keterangannya, Senin (17/2/2020) kemarin.

Seperti diketahui, Gopay adalah uang elektronik dari Gojek. Pembayaran melalui Gopay juga digunakan di luar Gojek.(Suara.com/Iwan Supriyatna)