hitekno.com - Belum lama ini sebuah akun Twitter @Lenny_diary mengunggah cuitan yang menampar banyak orang yang kerap lapar mata dan menghasilkan makanan sisa yang banyak.
Dirinya mengunggah sebuah kutipan Instagram story yang menceritakan seseorang ketika tengah menyantap makanan di sebuah food court.
Dalam cerita tersebut, dikisahkan seseorang sedang meyantap makanan di food court. Tak lama kemudian, seorang cleaning service menemukan sepiring kwetiaw goreng utuh yang tidak dihabiskan oleh si pembeli.
Sambil melihat sekeliling, cleaning service tadi meletakkan kwetiaw utuh tadi di tray paling bawah. Saat istirahat tiba, kwetiaw tadi dipindahkannya ke dalam kantung plastik kresek kemudian disantapnya.
"Habiskan makananmu atau berikan ke orang lain. Jika dirasa tak mampu habisin, sisihkan dan minta take away. Biasanya aku kasih ke cleaning service di toilet, ojol, asisten rumah tangga di kos atau siapa saja yang sekiranya mau," sebut @Lenny_diary dalam keterangan cuplikan Instagram story tersebut.
Kisah cleaning service habiskan makanan sisa ini, bak tamparan bagi siapa pun yang pernah membuang santapan mereka dalam keadaan utuh.
Cuitan @lenny_diary ini langsung mendapatkan apresiasi dari netizen lain. Mereka menganggap bahwasanya sikap menghargai sesuatu termasuk makanan sisa kini kian langka seiring berjalannya waktu.
"Salah satu hal sederhana bagaimana cara menghargai petani dan yang mengolah makanan tersebut dengan menghabiskan makanan itu. Habiskan!" sebut salah seorang netizen.
"Termasuk kemarin yang bikin video tik tok buang kulit ayam McDonald's ke tong sampah, ugh, rasanya pengen gue jedotin jidatnya," timpal netizen lainnya.
Hingga artikel ini ditulis, cuitan kisah menghargai makanan dengan tidak menyisakannya atau memberikan kepada yang membutuhkan tersebut telah mendapatkan lebih dari 22 ribu retweet dan 30 ribu likes.
Jadi, jangan suka membuang makanan sisa ya travelers! Makan secukupnya, dan jangan lupa berbagi kepada yang membutuhkan.(Guideku.com/Arendya Nariswari)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih