hitekno.com - Dua perusahaan moda transportasi online Gojek dan Grab dikabarkan The Infomation pekan ini tengah dalam penjajakan menggabungkan bisnis (merger) mereka.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa perwakilan dari dua raksasa transportasi online dari Asia Tenggara itu sudah rutin bertemu selama dua tahun terakhir untuk membicarakan rencana merger. Pertemuan antara keduanya bahkan lebih intens dalam dua bulan terakhir.
CEO Gojek, Andre Soelistyo dan Presiden Grab, Ming Maa disebut telah menggelar pertemuan pada Februari. Tetapi ditekankan bahwa Gojek dan Grab masih jauh dari kata sepakat.
Kendala lain dalam negosiasi dua perusahaan adalah soal valuasi. Gojek disebut memiliki valuasi sekitar 9,5 miliar dolar AS sementara Grab sudah bernilai sekitar 14 miliar dolar AS.
Suara.com telah menghubungi Gojek dan Grab untuk mengonfirmasi kabar ini. Hingga berita ini ditayangkan, dua perusahaan itu belum memberikan tanggapan.(Suara.com/Liberty Jemadu)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih