hitekno.com - Terus menjalankan misinya untuk mengedepankan teknologi sebagai solusi bagi permasalahan masyarakat, Gojek ajak warga khususnya D.I Yogyakarta menandatangani nota kesepahaman bersama Pemerintah Kabupaten Sleman demi mendukung implementasi Kabupaten Sleman sebagai kabupaten cerdas.
Nota kesepahaman tersebut menjadi dasar kerja sama yang akan berlangsung selama 12 bulan ke depan untuk pemanfaatan ekonomi digital dalam percepatan pembangunan Kabupaten Sleman meliputi promosi potensi produk unggulan daerah, pelaksanaan pelayanan publik, pemanfaatan aplikasi, market place dan financial technology , integrasi sistem transportasi publik, peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan kegiatan sosial.
Penandatangan dilaksanakan hari ini oleh Sri Purnomo, Bupati Sleman, Ridzky Novasandro, Head Regional Consumer Engagement Gojek Jateng DIY dan Arno Tse, Head of Sales GoPay di Semarang.
Sri Purnomo, Bupati Sleman menyatakan,” Kesepahaman ini sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman untuk percepatan pembangunan berbasis digital. Gojek dengan ekosistem lengkap dan solusi pembayaran non-tunai diharapkan dapat membantu merealisasikan Sleman sebagai kabupaten cerdas yang mengikuti perkembangan zaman di era digitalisasi.”
Warga DI Yogyakarta saat ini semakin mudah membayar pajak daerah dan retribusi selain pajak bumi dan bangunan (PBB). GoPay memfasilitasi kemudahan pembayaran menggunakan GoPay di fitur GoBills di aplikasi Gojek.
Di DI Yogyakarta sendiri, pembayaran PBB melalui fitur GoBills meningkat hingga tiga kali lipat sejak Desember 2019 hingga Februari 2020. Pada periode yang sama, pembayaran retribusi di Sleman memakai GoPay juga meningkat hingga sebelas kali lipat.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi