hitekno.com - Pada Kamis (5/3/2020) Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Plate menegaskan bahwa foto tubuh Tara Basro di Twitter tidak melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan ia juga meminta agar hal tersebut dibedakan antara pornografi dan seni.
Konfirmasi dari Menteri Plate itu mengklarifikasi pernyataan Kominfo pada Rabu (4/3/2020) yang mengatakan Tara Basro melanggar UU ITE, khususnya soal kesusilaan, dengan mengunggah foto tubuhnya ke media sosial.
"Harus dilihat baik-baik. Evaluasinya adalah itu bagian dari seni atau bukan. Kalau bagian dari seni, maka itu hal yang biasa. Namanya juga seni," kata Plate di lingkungan istana kepresidenan Jakarta.
Lebih lanjut Plate, yang mengaku sudah melihat foto yang diributkan itu, mengataan publik sebaiknya tidak menghabiskan energi untuk mengurus pertentangan pendapat dan alih-alih menimba manfaat dari seni.
Plate juga mengatakan bahwa pihaknya tidak semena-mena menggunakan UU ITE dalam kasus foto tubuh Tara Baso.
"Itu kan hipotesis, yang dikutip pasalnya. Tapi apakah pasalnya diterapkan terhadap fotonya Mbak Tara, itu soal lain. Harus dinilai dulu. Itu berlaku untuk semuanya. UU bunyinya begitu tapi kasus diterapkan pada kegiatan yang mana itu harus dinilai dulu," jelas Plate.
"Andaikan kita lebih terbiasa untuk melihat hal yang baik dan positif, bersyukur dengan apa yang kita miliki dan make the best out of it daripada fokus dengan apa yang tidak kita miliki. Setelah perjalanan yang panjang gue bisa bilang kalau gue cinta sama tubuh gue dan gue bangga akan itu. Let yourself bloom," tulis Tara dalam akun media sosialnya.
Tara Basro sendiri mengunggah foto tubuhnya di Twitter pekan ini untuk mendorong perempuan menghargai tubuh mereka sendiri, apa adanya. Ia mengunggah foto tubuh tanpa busana, meski belakangan dihapus kembali.(Suara.com/Liberty Jemadu)
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih