hitekno.com - Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day, netizen berbondong-bondong menggemakan hashtag #InternationalWomensDay. Banyak dari netizen menyuarakan kesetaraan dan memperjuangkan hak perempuan melalui berbagai cuitan.
Menurut pantauan dari situs Trends24.in, hashtag #InternationalWomensDay mulai menempati deretan trending topik Twitter regional Indonesia pada pukul 07.00 WIB.
Hingga artikel ini dibuat, hashtag #InternationalWomensDay sudah memuncaki trending topik Twitter setelah dicuitkan lebih dari 110 ribu kali.
Banyak dari netizen mencuitkan dan membahas Hari Perempuan Internasional untuk merayakan sekaligus mengucapkan terima kasih atas perempuan-perempuan yang mereka sayangi di sekitar mereka sendiri.
Sebagian netizen bahkan mencuitkan #InternationalWomensDay untuk ibu, saudara perempuan, hingga kekasih hati mereka.
Demonstrasi pada tanggal 8 Maret 1917 yang dilakukan oleh para perempuan di Petrograd memicu terjadinya Revolusi Rusia.
Hari Perempuan Internasional secara resmi dijadikan sebagai hari libur nasional di Soviet Rusia pada tahun 1917, dan dirayakan secara luas di negara sosialis maupun komunis.
Pada tahun 1914, Hari Perempuan Internasional diadakan pada tanggal 8 Maret dan sekarang selalu diadakan pada tanggal 8 Maret di semua negara.
Banyak netizen yang mencuitkan hashtag #InternationalWomensDay dengan berbagai kata penyemangat untuk perempuan-perempuan di sekitar mereka.
"Happy #InternationalWomensDay, saya ingin mengenali semua ilmuwan komputer wanita & peneliti lain yang memajukan pengetahuan kita hingga sampai sejauh ini. Terima kasih untuk semua yang kamu lakukan!" cuit @JeffDean.
"Hari ini adalah #InternationalWomensDay, jadilah kuat, memberdayakan, namun elegan. Dan seperti biasa, ratu selalu mendukung ratu," komentar @sangpisank.
Hingga artikel ini ditulis, masih banyak netizen yang mencuitkan hashtag #InternationalWomensDay untuk merayakan Hari Perempuan Internasional di Twitter.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih