hitekno.com - Akhir-akhir ini TikTok memang sedang hype di kalangan netizen. Sepasang pengantin ini bikin netizen salfok setelah mereka melakukan aksi battle dance yang direkam lewat TikTok.
Sebuah fanspage Facebook Awreceh.id membagikan postingan dengan caption bertuliskan "Ketika anak TikTok nikahan".
Video yang dibagikan berhasil membuat netizen heboh setelah mendapatkan lebih dari 1.100 Like dan puluhan komentar dari netizen.
Cukup unik dan kocak, video viral tersebut bahkan telah mendapatkan lebih dari 420 kali.
Sebenarnya fanspage itu membagikan ulang unggahan milik akun TikTok @emilasariemil.
Cukup menarik, para wanita itu tampak kompak dalam melakukan goyangan TikTok.
Di depannya, terdapat mempelai pria dan juga para pendamping mempelai pria yang sudah siap melakukan dance balasan.
Tak mau kalah, mempelai pria juga sangat lincah dalam melakukan tarian khas TikTok.
Para tamu yang hadir di pesta pernikahan tampak bersemangat dalam merekam pasangan pengantin saat menampilkan aksi battle dance TikTok.
Masih belum jelas mengenai identitas pengantin dalam video viral ini, namun video tersebut sukses membuat netizen salfok.
Berbagai fanspage media sosial juga ikut membagikan video itu sehingga semakin viral.
Video viral ini mendapatkan beragam komentar dari netizen.
"Enak ya kalau punya pasangan dan teman-teman 1 frekuensi," komentar Ary Septian.
"Malam pertama bikin TikTok dulu gue rasa," balas Wendi Prasetdjo.
"Mungkin mereka bertemu karena TikTok, jodoh tidak ada yang tahu (emoticon tersenyum)," kata Indah Syahwaa.
Itulah tadi video viral di Facebook mengenai pasangan pengantin yang melakukan battle dance TikTok sehingga membuat netizen heboh, tertarik mempraktikkannya?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi