hitekno.com - Seperti yang diketahui, sinetron Indonesia biasanya dipenuhi berbagai adegan aneh yang nggak masuk akal. Untuk pertama kali dalam sejarah, akhirnya sinetron Indonesia mendapat pujian dari netizen karena membuat kampanye mengenai virus corona.
Beberapa penggalan adegan sinetron Indonesia ini lalu diunggah @ariefr dan menjadi viral di Twitter pada Rabu (18/3/2020) lalu.
Dalam cuitannya, netizen ini mengunggah beberapa potongan adegan sinetron Indonesia yang memberi informasi mengenai virus corona yang kini tengah mewabah.
"Sinetron-sinetron aja sudah mulai gencar ngomongin virus corona. Perlu kita apresiasi ini. Sebarkan dan jangan berhenti di kamu" tulis @ariefr.
Pada beberapa potongan adegan sinetron Indonesia tersebut nampak sepasang aktris dan aktor yang menolak untuk bersentuhan sebelum mencuci tangan atau menggunkan masker penutup mulut.
Viral di Twitter, unggahan mengenai adegan sinetron Indonesia yang akhirnya dipuji ini lalu mendapat berbagai komentar netizen.
"Sumpah, beneran ini kali pertama dalam hidup gue merasa sinetron akhirnya punya manfaatnya. Ini emak-emak yang demen sinetron seenggaknya sedikit teredukasi tentang virus corona ini" tulis @Mitha24734244.
"Produser sinetron lebih pintar dari MenKes dalam ngurusin virus corona" balas akun @WonderMid.
"Ya Allah, pelajaran buat anak-anak labil yang suka nonton sinetron cheesy. Pinter juga strateginya" komentar akun @mutiarahap.
"Akhirnya ada juga manfaatnya nonton sinetron" ungkap pemilik akun @Ina_Pedro.
Sampai artikel ini dibuat, unggahan mengenai adegan sinetron Indonesia yang akhirnya dipuji karena membuat kampanye virus corona ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 58 ribu kali.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi