hitekno.com - WhatsApp saat ini jadi aplikasi chat terpopuler, bahkan jadi sarana penyebaran hoaks atau berita bohong. Namun aplikasi milik Facebook ini tidak tinggal diam.
Dikutipp HiTekno.com dari The Verge, WhatsApp memberlakukan pembatasan yang cukup ketat untuk mencegah penyebaran hoaks.
WhatsApp kini melakukan pembatasan forward pesan atau meneruskan pesan ketika terindikasi telah banyak diforward para pengguna.
Seperti diketahui, banyak pesan viral di WhatsApp karena diteruskan atau forward oleh penggunanya. Dari grup ke grup, bahkan dari personal ke personal.
Dari konten lucu, video lucu, doa, kata mutiara, informasi bermanfaat, banyak di-foward pengguna. Tak terkecuali pesan hoaks.
Karena itu, mulai hari ini, Selasa (7/4/2020) WhatsApp memberlakukan pembatasan forward pesan. Ini dilakukan untuk menghambat penyebaran hoaks yang lebih luas.
Sebuah pesan yang sudah di-forward berkali-kali, hanya bisa diforward sekali saja oleh pengguna WhatsApp dalam satu waktu.
Kominfo dan WhatsApp Hadirkan Chatbot
Dalam rangka memberikan informasi tentang virus corona yang memicu COVID-19, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama WhatsApp menghadirkan chatbot khusus.
Layanan hotline gratis dengan chatbot dari Kominfo dan WhatsApp ini dapat menjawab pertanyaan tentang virus corona baru pemicu penyakit Covid-19.
Hotline dari WhatsApp ini diumumkan Menteri Komunikasi Johnny Plate dalam jumpa pers terkait virus corona, Kamis (19/3/2020) di Jakarta.
Platform chatbot ini akan menggunakan chatbot untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari publik.
Itulah kolaborasi WhatsApp dan Kominfo dalam menghadirkan chatbot untuk menjawat pertanyaan publik dan memberikan informasi.
Berita Terkini
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia