hitekno.com - Sebuah video unggahan akun Twitter @wawat_kurniawan mengenai karyawan Ramayana Depok yang kena PHK menjadi viral belum lama ini. Menangis histeris karena kebijakan perusahaan, video viral ini sukses membuat netizen iba.
Video viral ini pertama kali mencuri perhatian usai diunggah akun @wawat_kurniawan pada Selasa (7/4/2020) lalu.
''Realitas Masyarakat, Ramayana Depok PHK karyawan nangis histeris'' cuit akun @wawat_kurniawa yang juga mengunggah sebuah video.
Dalam video viral berdurasi 45 detik ini, nampak kondisi gudang barang yang dipenuhi oleh beberapa karyawan Ramayana yang menangis histeris.
Beberapa di antaranya saling berpelukan seakan hari itu merupakan hari terakhir untuk saling bertemu dan bercengkrama di tempat bekerja. Pesan untuk selalu menjaga kesehatan lalu diberikan ke satu sama lain.
Menurut seorang karyawan yang diwawancarai SuaraJabar.id, dirinya sama sekali tidak menyangka mendapat PHK pada 6 April 2020 dari perusahaan tempatnya bekerja tersebut.
Viral di Twitter, video karyawan kena PHK yang menangis histeris ini lalu mendapat perhatian netizen yang mengaku iba melihatnya.
''Ya Allah, bencana ekonomi itu akhirnya datang juga pada mereka. Moga segera ada solusi'' tulis netizen dengan akun @Lam_Sijam.
Mengenai video viral ini, seorang netizen yang mengaku merupakan bagian dari Ramayana menjelaskan bahwa karyawan yang kena PHK lebih banyak merupakan SPG dan Konsinyasi.
''Maaf, saya orang pusat di Ramayana. Ini yang putus lebih banyak SPG dan konsinyasi, bukan orang Ramayana,'' balas akun @BazarMd.
Hingga artikel ini dibuat, video karyawan Ramayanan yang kena PHK ini telah ditonton sebanyak lebih dari 276 ribu kali dan mendapat 6.300 retweets serta ratusan balasan dari netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi