Senin, 29 November 2021
Agung Pratnyawan : Sabtu, 11 April 2020 | 16:58 WIB

Hitekno.com - Seperti diketahui, selama ini Huawei telah berhasil mengembangkan chipset sendiri. Meski begitu, chipset Kirin buatan Huawei masih pakai GPU dari ARM.

Chipset Kirin yang didiseain hiSilicon selama ini memakai GPU dari ARM, yakni Mali. Sama seperti Samsung Exynos maupun MediaTek Helio.

Sedangkan Qualcomm sudah bisa mengembangkan sendiri GPU mereka, yakni Adreno. Yak tidak lain sejarahnya berasal dari Raedeon.

Dikutip HiTekno.com dari GSM Arena, paling baru diketahui Huawei telah merekrut engineer untuk mengembangkan pusat riset di Korea Selatan.

Dalam perekrutan ini, dikabarkan Huawei telah merekrut engineer dari Nvidia. Perusahaan besar yang telah malang melintang di bisnis GPU.

Namun disebutkan pula, perekrutan engineer Nvidia ini bukan untuk pengembangan GPU mainstream. Bukan pula untuk chipset mobile Kirin Huawei.

Meski tidak menutup kemungkinan Huawei bisa mengembangkan GPU mereka sendiri untuk perangkat mobile mereka. Namun dalam kasus ini berbeda.

Logo Huawei. (Huawei)

Huawei disebut akan mengembangkan GPU kelas sever yang akan digunakan untuk cloud computing dan kecerdasan buatan (AI).

Seperti diketahui, saat ini Nvidia tidak hanya meramaikan pasar GPU untuk PC. Namun juga untuk kelas server yang digunakan untuk cloud computing dan AI.

Terutama untuk kelas server pada cloud computing dan AI, Nvidia jadi salah satu pemain penting. Pasar yang sedang berkembang di kelas enterprise.

Menurut bocoran sumber internal Huawei, perusahaan asal China ini telah mengembangkan GPU mereka sendiri sejak 2012 silam.

Sayangnya GPU garapan Huawei masih belum diungkap ke publik karena menunggu kesempatan yang tepat. Belum diketahui kapan waktu itu tiba.

Huawei memang dimungkinkan berminat dengan pengembangan GPU mereka sendiri. Terlebih perusahaan ini sedang terjun ke pasar cloud computing.

BACA SELANJUTNYA

Bukan iPhone, HP Cristiano Ronaldo di Foto Ini Bikin Salah Fokus