hitekno.com - Siapa yang tidak kenal sinetron jadul Bawang Merah Bawang Putih yang dibintangi Nia Ramadhani dan Revalina S Temat. Kembali viral, adegan sinetron jadul ini membuat netizen kesal menontonnya.
Penggalan adegan sinetron jadul ini diunggah @flutulangs dan menjadi viral di Twitter pada Minggu (12/4/2020) lalu di akun pribadinya.
Seperti yang diketahui, sinetron Bawang Merah Bawang Putih menceritakan mengenai dua orang gadis dengan sifat berbeda yang hidup bersama usai ayah dan ibu keduanya memutuskan untuk menikah.
Netizen ini dibuat bingung dengan video berdurasi 30 detik yang hanya memperlihatkan keempat aktris dan aktor di depan pintu rumah.
Nia Ramadhani nampak memegang erat Revalina S Temat, sedangkan ibunya memegang karakter pria lainnya dalam adegan sinetron jadul tersebut. Seolah sosok bawang merah dan ibunya tidak ingin si bawang putih pergi dari rumahnya.
Berlangsung cukup intens, adegan sinetron jadul berdurasi 30 detik ini mencuri perhatian netizen yang dibuat heran dengan adegan yang dihiasi zoom in zoom out khas sinetron pada umumnya ini.
"Wate*** cuplikan video 30 detik yang terasa sangat lama yang pernah saya tonton" tulis netizen dengan akun @TutusThomson.
"Kepala langsung puyeng zoom in zoom out aja terus sampai season akhir" balas netizen pemilik akun @icanguitar.
"An*** mau bersambung aja ribet amat wkwkwkwk" ungkap pemilik akun @1999chan_.
"Peraih Piala Citra pun takluk sama skenario sinetron" komentar netizen dengan akun @AhmadSu88024073.
Viral di Twitter, video adegan sinetron jadul Bawang Merah Bawang Putih yang viral karena bikin netizen emosi ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 291 ribu kali di Twitter.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih