hitekno.com - Google berencana menambahkan fitur baru pada layanan video conference milliknya, Meet yang kini bersiap bersaing dengan aplikasi Zoom.
GM Google dan Wakil Presiden G Suite Javier Soltero mengatakan pada Reuters dalam sebuah wawancara. Fitur baru datang di tengah pertumbuhan besar untuk Meet karena keluarga, siswa dan pekerja menggunakan layanan tersebut saat karantina di rumah.
Ia mengatakan pengguna memungkinkan menampilkan hingga 16 peserta rapat dalam satu bingkai. Namun sebaliknya, Zoom memungkinkan hingga 49 orang ikut bergabung dalam satu layar.
Pembaharuan fitur tersebut akan datang di Meet di akhir bulan ini tambah Javier Soltero.
Dilansir dari The Verge, pihak Google menambahkan ''Dengan semakin banyak orang yang bekerja dan belajar dari rumah, kami ingin membuatnya lebih mudah bagi pengguna untk terhubung dan membuat sesuatu bergerak maju''.
Salah satu fitur lainnya yang akan dirilis Google pada layanan Meet adalah integrasi Meet dengan Gmail. Menurut Google, pengguna akan dapat memulai bergabung dengan rapat di sisi menu di Gmail.
''Fitur ini akan mulai diluncurkan untuk pelanggan G Suite di web dan ke ponsel pengguna nantinya'' tambahnya.
Selain itu, tak hanya kemampuan untuk bertemu lebih banyak orang, tetapi Google juga meningkatkan kualitas video ketika pengguna sedang dalam memiliki kondisi pencahayaan yang redup dan mampu menyaring kebisingan latar belakang saat pengguna sedang melakukan panggilan video.
Pihak Google menyatakan jika layanan Meet minggu lalu digunakan lebih dari 2 juta pengguna tambahan per hari. Meet juga telah menambahkan lebih banyak pengguna harian daripada layanan Google lainnya sejak bulan Januari lalu, seperti yang dilaporkan Reuters.
Puncaknya, baru-baru ini pertumbuhan Meet menambahkan pengguna 60 persen lebih banyak dari hari sebelumnya.
Belum lama ini Google juga memperluas akses gratis ke beberapa fitur Meet hingga 30 September mendatang, sebelumnya akses gratis ini dijadwalkan berakhir pada 1 Juli nanti.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi