hitekno.com - Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya baru-baru ini mengunggah foto Habib Bahar Smith saat bersama murid-muridnya di Lapas Cibinong, Bogor. Mencuri perhatian, netizen justru membeberkan kejanggalan di foto ini dan menudingnya hasil editan.
Menyebut foto tersebut epik, Fadli Zon lalu mengunggahnya ke akun Twitter pribadi miliknya @fadlizon pada Senin (27/4/2020) lalu.
"Ini foto epik, Habib Bahar Smith bersama murid-muridnya di Lapas Cibinong, Bogor. Diambil dari photo booth Lapas, foto oleh salah seorang napi" cuit Fadli Zon bersama unggahan foto tersebut.
Selain itu, belum lama ini, sekelompok arkeolog menemukan kerangka di China yang berwujud potongan-potongan. Penemuan ini lantas mengungkap ritual kuno mengerikan yang terjadi kala itu.
Saat ditemukan, kerangka ini dalam posisi berlutut. Karena hal itu, arkeolog beranggapan bahwa posisi tersebut merupakan posisi terakhirnya sebelum kemudian tewas.
Yuk simak berita populer selengkapnya.
1. Foto Pertama Bumi dari Luar Angkasa, Menakutkan?
Roket White Sands sendiri merupakan salah satu roket milik Jerman yang digunakan saat perang tahun 1945 lalu. Nama resmi dari White Sands adalah V-2 no 14.
Setelah sekutu mengalahkan Jerman, Amerika Serikat lalu menangkap roket-roket tersebut sebelum kemudian digunakan untuk diterbangkan ke luar angkasa. Roket V-2 dengan teknologi 65 mil lalu mengemban tugas penting ini.
2. Dituding Hasil Editan, Netizen Ungkap Kejanggalan Foto Habib Bahar Smith
Menyebut foto tersebut epik, Fadli Zon lalu mengunggahnya ke akun Twitter pribadi miliknya @fadlizon pada Senin (27/4/2020) lalu.
"Ini foto epik, Habib Bahar Smith bersama murid-muridnya di Lapas Cibinong, Bogor. Diambil dari photo booth Lapas, foto oleh salah seorang napi" cuit Fadli Zon bersama unggahan foto tersebut.
3. Penemuan Kerangka di China Ini Ungkap Ritual Kuno yang Mengerikan
Saat ditemukan, kerangka ini dalam posisi berlutut. Karena hal itu, arkeolog beranggapan bahwa posisi tersebut merupakan posisi terakhirnya sebelum kemudian tewas.
Mengutip Live Science, kerangka ini ditemukan oleh seorang arkeolog di kompleks Chaizhuang, Provinsi Henan. Para arkeolog percaya bahwa kerangka ini berasal dari Dinasti Shang yang berjaya pada 1600 SM hingga 1046 SM.
Berita Terkini
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana