hitekno.com - Tokopedia membenarkan upaya adanya pembobolan data pengguna ini membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Data Pribadi (PDP).
Dalam keterangan resminya, Minggu (3/5/2020), Menkominfo Johnny G. Plate bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih menunggu penggodokan. Seperti diketahui, Pemerintah telah mengirim Surat Presiden (Supres) kepada DPR terkait RUU PDP. Dan saat ini, proses politik di DPR sedang berjalan.
“Pemerintah melalui Kominfo juga tengah mempersiapkan panitia kerja untuk menindaklanjuti proses ini dengan DPR. Kami meyakini bahwa Pemerintah maupun DPR tetap memberi prioritas untuk pengesahan RUU PDP. Terlebih lagi RUU ini telah masuk sebagai Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas,” kata Johnny.
Sedangkan untuk penanganan dugaan data breach akun pengguna Tokopedia, saat ini ditangani dengan menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019.
VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengakui bahwa pihaknya menemukan adanya upaya pencurian data pengguna. Untuk menghindari peretasan data, ia pun mengimbau kepada para pelanggan untuk mengganti kata sandi alias password akun Tokopedia mereka secara berkala.
"Meskipun password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, kami menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan," ujarnya.(Suara.com/Tivan Rahmat)
Berita Terkini
-
Mengapa Video Instagram Tidak Selalu Bisa Diunduh? Ini Penjelasan Teknisnya
-
Intip Trik Praktis Menyimpan Video YouTube yang Bisa Jadi Pilihan
-
Roadmap 2045 Sri Harjono, Tinggalkan Indikator Pertumbuhan Ekonomi dan Fokus Lapangan Kerja Formal
-
Mengenal Gauth AI, Bantu Siswa dari Mencari Jawaban hingga Menguasai Pelajaran
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger