hitekno.com - Netizen dibuat kaget sekaligus marah setelah mengetahui tingkah salah seorang YouTuber yang justru membagi sembako berisikan sampah dan batu bata pada transpuan. Di masa pandemi yang membuat banyak orang kelaparan, video prank sembako berisi sampai langsung menuai kecaman.
Sebelumnya channel YouTube Ferdian Paleka mengunggah video yang mengungkapkan aksinya membagi sembako kepada transpuan atau waria.
Video prank ini diunggah ke kanal YouTube Ferdian Paleka pada hari Minggu (3/5/2020).
Selain itu, tak seperti biasanya, ilmuwan ungkap adanya keanehan pada Matahari yang cahayangan menjadi lebih 'diam'.
Dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Science, ilmuwan menyebut, sumber cahaya Bumi itu terindikasi lebih 'diam' ketimbang bintang-bintang sejenis.
Untuk mengetahui keanehan ini, mereka memanfaatkan data dari Keppler Space Telescope untuk membandingkan terang Matahari dan bintang sepertinya di alam semesta.
Yuk simak berita populer selengkapnya.
1. Netizen Sebut Rumah Mewah Ini Bikin Maling Ogah Mampir, Kok Bisa?
Dibagikan pada Jumat (1/5/2020), unggahan mengenai desain rumah mewah yang bikin maling ogah mampir ini langsung saja mendapat berbagai komentar dari netizen usai menjadi viral.
Dari foto interior rumah yang diambil dari Icon Factory ini terasa begitu kental dengan gaya industrialis yang membuatnya nampak aesthetic. Desain elegan ini dipadukan dengan perabotan yang tidak terlalu menonjol namun tetap terkesan mewah.
2. Beri Sembako Isi Sampah ke Transpuan, YouTuber Ini Panen Ribuan Dislike
Sebelumnya channel YouTube Ferdian Paleka mengunggah video yang mengungkapkan aksinya membagi sembako kepada transpuan atau waria.
Video prank ini diunggah ke kanal YouTube Ferdian Paleka pada hari Minggu (3/5/2020).
3. Tak Seperti Biasanya, Ilmuwan Temukan Keanehan pada Matahari
Dalam penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Science, ilmuwan menyebut, sumber cahaya Bumi itu terindikasi lebih 'diam' ketimbang bintang-bintang sejenis.
Untuk mengetahui keanehan ini, mereka memanfaatkan data dari Keppler Space Telescope untuk membandingkan terang Matahari dan bintang sepertinya di alam semesta.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih