Selasa, 02 Juni 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Jum'at, 22 Mei 2020 | 07:00 WIB

Hitekno.com - Bagi generasi 90-an atau generasi 80-an, mereka pasti pernah melihat iklan yang begitu mewah sehingga persepsi produk itu diasosiasikan dengan milik orang kaya. Seorang komika bernama Yudha Keling memancing netizen untuk bernostalgia mengenai permen orang kaya.

Ia membagikan postingan mengenai sebuah kaleng permen yang mengeluarkan semua permen di dalamnya.

Postingan yang diunggah diberi caption bertuliskan "Dulu gue nganggep orang yang pas lebaran nyediain permen Fox's di rumahnya itu orang kaya".

Unggahan tersebut membuat netizen heboh setelah mendapatkan lebih dari 360 Retweet dan 1.200 Like.

Komika yang terkenal setelah menjadi kontestan di Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV musim ke- 4 (SUCI 4) ini ternyata membuat netizen bernostalgia karena mereka mempunyai persepsi yang sama.

Permen satu ini bikin netizen nostalgia hingga viral di Twitter. (Twitter/ yudhakhel)

Persepsi dari Yudha Keling tak sepenuhnya salah karena sebagian dari generasi 90-an pasti sangat familiar dengan permen tersebut.

Ketika generasi 90-an masih anak-anak atau remaja, mereka memang sering melihat iklan permen tersebut yang dibalut dengan nuansa kemewahan.

Bahkan efek permen "bercahaya" di dalam iklan membuat netizen generasi 90-an berpikiran bahwa itu adalah permen khusus orang kaya.

Yudha Keling menyeletuk dan mengatakan dengan bangga bahwa saat ini dirinya bisa dicap sebagai orang kaya karena menyediakan permen tersebut di rumahnya.

"Dan tahun ini, pertama kalinya lebaran sediain ini di rumah. Siap banget dicap jadi orang kaya (emoticon tertawa). Padahal ya sekarang aja harganya Rp 14.500.  Dulu kan pasti jauh lebih murah ya, artinya, anj*r miskin bener berarti gue..wkwkwk," cuit @yudhakhel.

Meme balasan netizen. (Twitter/ katapitoo)

Banyak netizen yang mengaku bernostalgia dan setuju dengan pendapat "permen orang kaya" yang diutarakan oleh Yudha Keling.

"Fix bener banget gue dulu juga begitu mikirnya," komentar @DAliefkadiva.

"Soalnya iklannya dulu si permen ini bercahaya gitu nggak sih? Kayak permen paling berharga di dunia..hahaha," balas @semocca.

"Sama (emoticon menangis). Penilaian gue dulu, permen ini kok mewah amat, di saat permen lain pakai toples plastik, permen ini pakai toples kaleng, dan belinya pun tak bisa di warung-warung biasa, belinya harus ke minimarket minimal baru ada," kenang @mario_suganda.

"Terus kalau disuruh bawa pulang bangga banget kayak habis dikasih berlian," cuit @octobearrr.

Itulah tadi nostalgia "permen orang kaya" persepsi netizen generasi 90-an, apakah kamu juga setuju?