hitekno.com - Media sosial Twitter kini tengah menguji fitur terbaru yang memungkinkan pengguna mengontrol siapa yang dapat membalas tweet merela. engaturan percakapan baru, dikenal sebagai 'jangan @ aku', sedang diluncurkan ke beberapa pengguna untuk melihat apa yang terjadi.
Jejaring sosial pertama kali memperdebatkan ide itu di awal tahun sebagai cara untuk membuat individu 'merasa aman dan nyaman' menggunakan platform. Meskipun hanya sekelompok orang terbatas secara global yang dapat menguji fitur ini, semua pengguna akan dapat melihat percakapan ini.
Namun, mereka yang tidak dapat membalas tweet secara langsung masih akan dapat me-retweet, me-retweet dengan komentar, dan menyukai tweet yang dikendalikan.
Beberapa pengguna menyatakan keprihatinan ketika ide itu pertama kali terungkap pada Januari lalu. Mereka khawatir itu akan memberi tokoh publik seperti Donald Trump kekuatan untuk menyembunyikan balasan dan menghindari pengawasan publik.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih