hitekno.com - Masih ingat tayangan Tokusatsu jadul seperti Winspektor, Jiban dan Jiraiya yang dulu tayang di televisi? Kini kamu bisa menontonnya lagi secara legal.
Toei, perusahaan asal Jepang yang selama ini menaungi sejumlah tayangan action dan superhero telah membuka channel YouTube baru.
Yakni channel YouTube TOEI TOKUSATSU WORLD OFFICIAL, yang memberikan tayangan sejumlah acara televisi lawas mereka.
Karena channel YouTube ini resmi milik Toei, kita bisa menyaksikan Tokusatsu jadul tersebut secara steaming yang legal dan gratis.
Beberapa seri yang ditayangkan pun cukup familiar, seperti Winspector, Jiraiya, Jiban, bahkan ada Kikaider, hingga Inazuman.
Di channel YouTube ini, kamu bisa menemukan Tokusatsu dari era 80-an, 90-an, hingga Metal Heroes, dan masih banyak lainnya.
Dan lebih banyak serial yang tidak tayang di Indonesia dulu. Bakal jadi tayangan yang menarik untuk mengisi hari-hari kamu.
Ada pula bebera serial anime lawas, yang pastinya masih ada dalam naungan Toei. Beberapa di antaranya Combattler V, Laserion, dan masih banyak lainnya.
Namun channel YouTube ini memang lebih banyak memberikan lebih banyak tayangan Tokusatsu mereka dibandingkan anime lawas.
Tokusatsu adalah istilah dalam bahasa Jepang untuk efek spesial (efek visual) dan sering digunakan untuk menyebut film sci-fi/fantasi/horor live-action produksi Jepang.
Sampai sekarang produksi tayangan televisi Tokusatsu di Jepang masih terus berlangsung. Dan Toei salah satu pemain besar dalam pasar tersebut.
Kamu tinggal masuk ke channel YouTube TOEI TOKUSATSU WORLD OFFICIAL untuk menyaksikan secara legal dan pastinya gratis.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025