hitekno.com - Sony akhirnya mengungkap seperti apa wujud konsol game PlayStation 5 atau PS5 dalam gelaran bertajuk The Future of Gaming Show.
Gelarang yang dilansungkan secara live streaming pada 11 Juni 2020 waktu setempat atau 12 Juni 2020 WIB tersebut mengungkap banyak hal soal konsol game ini.
Paling menarik adalah akhirnya diungkap bagaimana wujud konsol game baru ini. Setelah sekian lama Sony menyembunyikan wujudnya.
Selain itu, tak hanya judul-judul eksklusif, ada pula game baru dari third party yang dipastikan hadir ke PlayStation 5 mendatang.
Bahkan ada beberapa game baru yang untuk pertama kalinya diungkap. Juga tidak ketinggalan ada game lawas yang dipoles untuk konsol game baru ini.
Yuk simak berita terpopuler selengkapnya.
1. Bukan Senang, Tulisan di Kue Ulang Tahun Ini Justru Bikin Bocah Nangis
Kejadian apes namun kocak ini diunggah dan menjadi viral di Instagram usai diunggah oleh akun @awreceh.id pada Selasa (9/6/2020) lalu.
"Jahat ihh" tulis @awreceh.id dalam caption Instagram unggahan tersebut.
2. Akhirnya Terungkap, Inilah Wujud Resmi PlayStation 5
Gelarang yang dilansungkan secara live streaming pada 11 Juni 2020 waktu setempat atau 12 Juni 2020 WIB tersebut mengungkap banyak hal soal konsol game ini.
Paling menarik adalah akhirnya diungkap bagaimana wujud konsol game baru ini. Setelah sekian lama Sony menyembunyikan wujudnya.
3. Daftar Game yang Meluncur ke PlayStation 5, Banyak Banget!
Gelaran yang berlangsung pada 11 Juni 2020 waktu setempat atau 12 Juni 2020 dini hari WIB ini banyak mengungkap game baru.
Tak hanya judul-judul eksklusif, ada pula game baru dari third party yang dipastikan hadir ke PlayStation 5 mendatang.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi