hitekno.com - Akun Twitter yang pertama kali menyerang komika Bintang Emon telihat mencurigakan. Ketiganya diketahui hanya memiliki follower sangatlah sedikit.
Ketiga akun Twitter tersebut memiliki jumlah follower kurang dari 10, bahkan ada yang tidak memiliki sama sekali.
Analis media sosial Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi memetakan setidaknya ada tiga akun twitter yang pertama kali menyebarkan isu Komika Bintang Emon sebagai pengguna narkoba.
Ketiga akun itu yakni @LintangHanita (2 followers), @Tiara616xxx (9 followers), dan @LiarAngsa (0 followers).
"Ketika masing-masing dieksplore, semua menampilkan 5 postingan yang sama persis dan jam yang sama, antara 22:45 sd 22:49 WIB," ungkap Ismail Fahmi melalui Twitter, Selasa (16/6/2020).
Ketiga akun itu saat ini sudah ditangguhkan alias suspended oleh Twitter sehingga tidak bisa ditelusuri rekam jejak dan afiliasinya. Diduga akun-akun itu telah di-report oleh para pengguna lain.
"Meski demikian, yang bisa disimpulkan dengan jelas adalah protes dan serangan balik kepada ketiga akun tersebut langsung dilakukan oleh netizen pada jam-jam berikutnya," ucapnya.
"Dari trend di atas, tampaknya netizen bergeser perhatiannya, dari membahas isu esensial (Novel Baswedan) menuju isu penyerta," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ismail juga memaparkan bahwa media online kebanyakan lebih banyak membahas isu utama ketimbang isu serangan buzzer ke Bintang Emon.
"Sementara netizen di media sosial dalam periode yang sama lebih banyak membahas isu penyerta yaitu Gak Sengaja dan Emon," pungkas Ismail Fahmi.
Itulah tiga akun Twitter yang pertama kali menyerang komika Bintang Emon dengan tuduhan narkoba. Yang ternyata memiliki jumlah follower sangatlah sedikit. (Suara.com/ Stephanus Aranditio).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih