hitekno.com - Di masa sulit seperti sekarang, masih ada pengemudi ojek online atau driver ojol yang kena order fiktif. Kali ini kembali menimpa seorang driver ojol Jogja.
Customer usil masih saja ada yang mencoba mengganggu driver ojol yang sudah susah payak mencari nafkah dengan order fiktif yang meresahkan.
Order fiktif masih jadi momok tersendiri driver ojol di Indonesia. Hal ini membuat resah para driver ojol, terlebih saat ini pandemi membuat semua pihak merasakan sulitnya mencari pemasukan.
Baru-baru ini, tersebar isu adanya order fiktif di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Uniknya, customer order fiktif tersebut selalu menggunakan nama yang sama yaitu Ririn.
Salah satu korban, driver ojol Jogja dengan akun Facebook Dipha Mansyah Pomo menyampaikan keresahannya di Grup facebook Gojek Seputar Jogja.
Ia juga menuliskan kronologi kejadian, berawal dari adanya order dari customer atas nama Ririn yang meminta Top Up Bukalapak sebesar Rp 100 ribu. Namun, ternyata setelah sampai lokasi customer, ia justru tidak bisa ditemui alias tidak ada di lokasi tersebut.
"Jam 12 dapat order atas nama RIRIN. biasane ki ratau tak gagas sg tuku-tuku ngene lha kok dino iki lagi kacau banget pirang-pirang dino sepi bangeeet sedino gur entuk order 1 maksimal 3 poin, mumet pikire dinggo bayar angsuran motor lur. Lha kok hari ini saking mumete ora kepikiran nek kui fiktif lur. Podo crito lawas lur bareng ditukokke, ditekani tujuan e malah alamat e ora ono ngilaang," ujarnya lagi.
Ia bahkan mengaku harus membayar Rp 100 ribu kepada teman sesama driver ojol lantaran ia meminjam uang kepada temannya tersebut untuk membeli voucher order fiktif itu.
"Cari 30 aja berat, malah ketipu 100 ribu lur .. semoga yang onbid hati-hati dan waspada," ujarnya.
"Mau bengi wes Ono seng keno mas , sak Niki jenengan kog yho Melu keno , nek ora Ono seng nglaporke paleng yho tetep Jeh Ono seng keno wae mas (Semalam sudah ada yang kena mas, sekarang kok sampean ikut kena. Kalo gak ada yang melaporkan bakal tetp ada yang kena lagi mas)," tulis Kaeng Mieft Al Adha.
Itulah kisah driver ojol Jogja yang kena order fiktif dari customer bernama Ririn. Lagi-lagi kejadian ini meresahkan para pengemudi ojek online. (SuaraJogja.id/ M Nurhadi).
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih